Kompas.com - 03/04/2018, 14:36 WIB
Kapal induk pertama AL China, Liaoning. Xinhua/APKapal induk pertama AL China, Liaoning.
|

BEIJING, KOMPAS.com - Kapal induk pertama buatan dalam negeri China, Tipe 001A, akan melakukan pelayaran perdana di Laut Bohai akhir bulan ini.

"Beijing akan menggelar upacara pelayaran perdana Tipe 001A karena kapal ini adalah kapal induk yang sepenuhnya dirancang dan dibuat di China," ujar seorang sumber kepada harian South China Morning Post, Selasa (3/4/2108).

Sumber itu menambahkan, pelayaran perdana tersebut akan digelar sebelum ulang tahun ke-69 AL China pada 23 April mendatang.

"Waktu persis pelayaran perdana itu akan ditentukan kondisi ombak dan gelombang, dengan kondisi terbaik saat gelombang laut mencapai titik yang cukup tinggi," tambah sumber itu.

Baca juga : Militer China Kirim Kapal Induk ke Selat Taiwan

Bulan lalu, ketua Perusahaan Galangan Kapal Dalian (DSIC) Liu Zhng mengatakan, kapal induk Tipe 001 memang sudah siap untuk melakukan pelayaran perdana.

Sumber lain yang dekat dengan AL China mengatakan, pelayaran perdana tersebut dilakukan untuk menguji fungsi-fungsi dasar seperti sistem tenaga, pengendalian kerusakan, dan sistem komunikasi.

"Pelayaran perdana itu kemungkinan hanya merupakan manuver berputar di Teluk Bohai, untuk memastikan sebuah dek yang berada di bawah permukaan air tidak mengalami kebocoran," papar sumber itu.

Sumber tersebut melanjutkan, AL China khawatir kapal ini akan mengalami masalah yang sama dengan kapal induk Ingris HMS Queen Elizabeth yang mengalami kebocoran dalam uji coba tahun lalu.

"Tak seperti kapal induk pertama China, Liaoning, yang direnovasi dari kapal bekas Rusia, Tipe 001 dibuat murni dengan teknologi China sehingga membutuhkan uji coba," ujar dia.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pelayaran perdana. Jika tak ada kebocoran, kapal induk itu akan melakukan pelayaran lebih lama mungkin selama dua atau tiga hari," lanjutnya.

Baca juga : Kapal Induk Merapat ke Vietnam, AS Berniat Buat Pakta untuk Hadang China

Sejumlah sumber kepada South China Morning Post memaparkan, kapal induk ini kemungkinan besar baru akan bertugas secara resmi akhir tahun ini atau awal 2019.

Meski demikian, sejumlah sumber menyebut belum dapat dipastikan kapan kapal induk itu siap menjalankan tugas tempur karena minimnya kru dan komandan berpengalaman.




Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X