Kompas.com - 02/04/2018, 23:58 WIB

IPSWICH, KOMPAS.com - Kepolisian Kota Ipswich, di baratdaya Brisbane, Queensland, Australia berhasil menjinakkan sebuah bom rakitan yang ditemukan di dalam sebuah mobil yang terparkir.

Kepolisian menyebut bom yang ditemukan dalam mobil di tempat parkir di depan pusat perbelanjaan Redbank Plaza tersebut memiliki daya ledak cukup tinggi dan mampu menimbulkan kerusakan serius.

Perangkat bom tersebut terdeteksi setelah staf Dewan Kota Ipswich yang memantau rekaman CCTV pada Senin (2/4/2018) dini hari, mendapati dua orang yang bertingkah mencurigakan di area parkir pusat perbelanjaan tersebut.

Unit penjinak bom langsung didatangkan dan sebuah zona eksklusif dengan jarak 100 meter dipasang di sekitar mobil tempat perangkat bom ditemukan.

Baca juga: Kado Berisi Bom Rakitan Meledak, Pengantin Pria dan Neneknya Tewas

Sersan Polisi Senior Gareth James mengatakan, perangkat peledak tersebut disembunyikan di dalam sebuah kotak kardus.

"Bukan pupuk, ada cairan di dalamnya yang memiliki sifat dapat meledak yang juga memiliki beberapa komponen lain," ujar James.

Ketika ditanya lebih lanjut oleh wartawan mengenai perangkat mencurigakan tersebut, termasuk ada tidaknya sebuah detonator, James tidak menjawab.

"Saya tidak akan mengatakan apapun pada tahap ini," ujarnya.

Namun dia menegaskan perangkat bom tersebut bukan sekadar bom Molotov dan bukan sebuah tipuan.

Seorang pria dan seorang wanita telah ditangkap dan Sersan Senior James mengatakan dia memperkirakan keduanya akan muncul di Pengadilan Magistrasi Ipswich pada Selasa (3/4/2018) pagi.

Polisi mengatakan, mobil dimana para tertuduh berada jika bukan mobil curian diduga adalah mobil yang diperoleh melalui penipuan.

Baca juga: Bom Rakitan Meledak di St Petersburg, 10 Orang Terluka

Kepolisian Ipswich dalam kondisi bersiaga penuh menjelang perhelatan Pesta Olahraga Negara-negara Persemakmuran Inggris yang akan dimulai pada Rabu (4/4/2018) di Gold Coast, Queensland.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.