Depresi, Pembawa Berita di India Bunuh Diri

Kompas.com - 02/04/2018, 18:42 WIB
Venkannagari Radhika Reddy, pembawa berita di India yang ditemukan tewas karena bunuh diri Minggu (1/4/2018) Hindustan TimesVenkannagari Radhika Reddy, pembawa berita di India yang ditemukan tewas karena bunuh diri Minggu (1/4/2018)

HYDERABAD, KOMPAS.com - Seorang pembawa berita sebuah kanal televisi Telugu, India, ditemukan tewas pada Minggu malam (1/4/2018) waktu setempat.

Diwartakan Hindustan Times Senin (2/4/2018), pembawa berita bernama Venkannagari Radhika Reddy bunuh diri dengan cara melompat dari lantai lima apartemennya di Hyderabad.

Wakil Komisaris Polisi Kukatpalli Bhujanga Rao menyatakan, awalnya Reddy pulang selepas membawakan program berita pukul 21.00.

Apartemen Reddy sebenarnya terletak di lantai dua. Namun, dia kemudian naik hingga ke balkon lantai lima.

Baca juga : Ingin Putranya Tampan, Ibu di India Gosok Tubuhnya dengan Batu

"Dia meloncat dari sana, dan tewas karena mengalami luka parah di kepala dan beberapa bagian tubuhnya," kata Rao.

Dia menjelaskan, jajarannya menemukan catatan berisi pengakuan bahwa dia memutuskan bunuh diri karena merasa depresi, dan tidak menyalahkan siapapun atas kematiannya.

"Musuh saya adalah otak saya sendiri" Begitulah bunyi kalimat dalam catatan yang ditemukan oleh polisi.

Menurut seorang kolega Reddy, perempuan 36 tahun tersebut bercerai dari suaminya enam bulan lalu, dan kini tinggal orangtua dan saudaranya.

Kolega yang tidak ingin identitasnya diungkapkan itu melanjutkan, Reddy mempunyai seorang putra berusia 14 tahun yang menderita autisme.

Namun, Reddy merupakan sosok yang pintar menyembunyikan emosi. "Dia periang, dan tidak pernah membicarakan masalah pribadinya," tutur sumber itu.

Selama membawakan program, kolega Reddy berujar kalau dia begitu tenang mengucapkan berita kalimat demi kalima. "Kami tidak menyangka dia bakal menempuh jalan senekat itu," lanjutnya.

Lebih lanjut, Rao menegaskan kalau jajarannya telah menganggap kematian Reddy tidak wajar, dan bakal segera memulai penyelidikan.

Baca juga : Baru Diluncurkan 48 Jam, India Kehilangan Kontak dengan Satelitnya

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X