Biografi Tokoh Dunia: Hans Christian Andersen Sang Pendongeng

Kompas.com - 02/04/2018, 17:00 WIB
Rumah masa kecil Hans Christian Andersen di Odense, utara Pulau Funen, Denmark. BRITANNICA.comRumah masa kecil Hans Christian Andersen di Odense, utara Pulau Funen, Denmark.

Selain menulis kisah bersadarkan imajinasinya, Andersen ternyata juga banyak menulis kisah catatan perjalanan.

Selama hampir 30 tahun dari 1831 hingga 1873, Andersen telah banyak menghabiskan waktunya dengan melakukan perjalanan ke berbagai tempat dan negara. Dia telah berkeliling negara-negara di Eropa, Asia kecil, hingga Afrika.

Pengalaman saat dalam perjalanan itupun dituangkannya ke dalam sejumlah buku, di antaranya "Bazar Puisi" (1942), "Swedia" (1851) dan "Di Spanyol" (1863).

Buku-buku karya Andersen dikenal telah mendobrak aturan dalam penulisan karya sastra pada masanya dengan menggunakan idiom serta kalimat bahasa lisan.

Baca juga: Dongeng Tanpa Suara di Perpustakaan Nasional

Cerita fantasi yang ditulisnya banyak mengisahkan tentang keyakinan dan kemenangan yang akhirnya diraih oleh kebaikan. Tapi tidak semuanya seperti itu, karena Andersen juga menulis sejumlah kisah kelam yang berakhir dengan tidak bahagia.

Sebuah Pertemuan

Pada bulan Juni di tahun 1847, Andersen pertama kalinya berkunjung ke Inggris. Di sana dia bertemu dengan seorang penulis lain, Charles Dickens, yang sangat dikaguminya hingga dia menuliskan pertemuan itu dalam buku hariannya.

"Kami bertemu di sebuah beranda, saya sangat bahagia dapat bertemu dan berbicara dengan penulis Inggris yang terkenal dan paling saya kagumi," tulis Andersen.

Dari pertemuan itu, Andersen mengetahui jika dia juga dikenal oleh Dickens. Kedua penulis ini memiliki kesamaan dalam gaya penulisannya yang kerap mengangkat tema kemiskinan dan karakter kelas bawah yang berjuang dalam hidup.

Sepuluh tahun usai pertemuan itu, Andersen sempat kembali ke Inggris untuk mengunjungi temannya itu. Bahkan dia sempat menginap selama hampir lima pekan sebelum akhirnya diminta pulang ke negaranya.

Baca juga: Gaun Negeri Dongeng dalam Paris Fashion Week 2018

Setelahnya, Andersen mencoba kembali menghubungi Dickens melalui surat, namun dia tidak pernah mendapat balasan dari Dickens dan tidak mengerti alasannya.

Andersen dikenal sebagai orang yang hampir tidak pernah membuang atau menghancurkan apa yang pernah ditulisnya. Karenanya, buku harian, surat-surat hingga catatan yang berjumlah ribuan masih terawat hingga saat ini.

Akhir Kehidupan

Pada musim semi tahun 1872, Andersen terjatuh dari tempat tidurnya dan mengalami cedera yang tak pernah sembuh sepenuhnya. Beberapa waktu setelahnya, Andersen didiagnosis menderita gejala kanker hati.

Hingga pada 4 Agustus 1875, Andersen dinyatakan meninggal dunia di usia 70 tahun akibat sakit yang dideritanya. Dia meninggal dunia di sebuah rumah di Kopenhagen, dekat dengan tempat tinggal teman baiknya, seorang bankir bernama Moritz Melchoir.

Dia dimakamkan di Kopenhagen di makam keluarga Collins sebelum akhirnya dipindahkan pada 1914 ke sebuah makam bagi anggota keluarga muda Collins. Di batu nisannya dipahat nama H.C.Andersen.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X