Hari Ini dalam Sejarah: Paus Yohanes Paulus II Wafat

Kompas.com - 02/04/2018, 12:30 WIB
Foto yang diambil pada 4 April 2005 ini memperilhatkan saat jenazah Paus Yohanes Paulus II dipindahkan dari Istana Apostolik menuju ke Basilika St Petrus untuk disemayamkan. Diperkirakan 2 juta orang memadati Vatikan dan Roma untuk menghadiri pemakaman paus ke-264 itu. PAOLO COCCO / AFP Foto yang diambil pada 4 April 2005 ini memperilhatkan saat jenazah Paus Yohanes Paulus II dipindahkan dari Istana Apostolik menuju ke Basilika St Petrus untuk disemayamkan. Diperkirakan 2 juta orang memadati Vatikan dan Roma untuk menghadiri pemakaman paus ke-264 itu.
|

KOMPAS.com - Pada 2 April 2005, Yohanes Paulus II, orang non-Italia pertama sejak abad ke-16 yang menjadi Paus, meninggal dunia di Vatikan dalam usia 85 tahun.

Enam hari kemudian, 2 juta orang dari berbagai penjuru dunia datang ke Vatikan untuk menghadiri pemakaman yang disebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah.

Paus Yohanes Paulus II terlahir dengan nama Karol Jozef Wojtyla di Wadowice, Polandia pada 18 Mei 1920.

Usai lulus dari SMA, Wojtyla kemudian masuk ke Universitas Jagiellonian di kota Krakow untuk belajar filsafat, sastra, dan tampil dalam sejumlah pementasan drama.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Paus Yohanes Paulus II Ditembak

Lalu Perang Dunia II pecah dan Nazi Jerman menduduki Polandia, termasuk kota Krakow. Akibatnya, universitas tempat Wojtyla menimba ilmu ditutup.

Alhasil, Wojtyla terpaksa bekerja di tambang dan kemudian di pabrik bahan kimia. Pada 1941, ibu, ayah, dan saudara laki-laki Wojtyla meninggal dunia dan membuatnya menjadi sebatang kara.

Meski Wojtyla amat rajin beribadah dan aktif dalam kegiatan  gereja, baru pada 1942 dia masuk seminari untuk menjadi imam Gereja Katolik.

Saat Perang Dunia II berakhir, Wojtyla meneruskan kuliahnya yang terputus di Universitas Jagellonian dan kali ini dia mendalami ilmu Teologi.

Setelah resmi menjadi imam pada 1946, Wojtyla berhasil menyelesaikan dua kuliah doktor dan menjadi  profesor dalam bidang teologi moral dan etika sosial.

Pada 4 Juli 1958 saat berusia 38 tahun, Wojtyla ditunjuk Paus Pius XII menjadi uskup pembantu di Krakow sebelum menjadi uskup agung kota itu.

Saat menjadi uskup agung Krakow, Wojtyla dengan lantang menyuarakan kebebasan beragama sementara di sisi lain Konsisi Vatikan Kedua digelar yang akan merevolusi ajaran Katolik.

Baca juga : Surat-surat Paus Yohanes Paulus II adalah Hal Biasa

Pada 1967, Wojtyla diangkat menjadi seorang kardinal dan mengambil risiko bekerja dan hidup sebagai imam Katolik di bawah rezim komunis yang saat itu memerintah Polandia.

"Saya tak takut dengan mereka. Merekalah yang takut kepada saya," ujar Wojtyla saat ditanya soal perasaannya terhadap pemerintahan komunis.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X