Bahrain Temukan Cadangan Minyak Terbesar dalam 80 Tahun Terakhir

Kompas.com - 02/04/2018, 08:05 WIB
IlustrasiSHUTTERSTOCK Ilustrasi

MANAMA, KOMPAS.com - Pemerintah Bahrain, Minggu (1/4/2018), mengumumkanpenemukan cadangan minyak bumi baru terbesar di kerajaan itu dalam 80 tahun terakhir.

Cadangan minyak yang ditemukan di ladang Khaleej Al Bahrain, di pesisir barat negeri mungil itu diyakini jauh lebih besar dibanding persediaan minyak Bahrain saat ini.

"Menyusul penemukan awal ini, analisa terkait rincian, jumlah, dan kemungkinan untuk diekstraksi sedang dilakukan bersama konsultan perminyakanternama, DeGolyer dan MacNaughton," kata Menteri Perminyakan Bahrain, Shaikh Mohamed bin Khalifa Al Khalifa.

"Hari ini kami umumkan, bahwa hasil analisa awal menunjukkan temuan ini memiliki jumlah yang substansial dan mampu mendukung ekstraksi minyak dan gas dalam jangka panjang," tambah Al Khalifa.

Baca juga : Trump Bakal Jual Separuh Cadangan Minyak AS

Pemerintah Bahrain menambahkan, studi analisa dan model masih berlangsung di bawah kendali Otorita Minyak dan Gas Nasional Bahrain (NOGA).

Studi ini bertujuan untuk menentukan secara pasti kuantitas dan nilai pasar cadangan minyak yang baru ditemukan itu.

Penemuan cadangan baru ini menyusul digalakkannya proyek eksplorasi minyak dan gas sebagai respon terhadap perintah Raja Bahrain, Hamad bin Isa Al Khalifa.

Tahun lalu pemerintah memutuskan untuk mempercepat inisiatif untuk melakukan eksplorasi ladang minyak di perairan barat Bahrain.

Upaya ini  yang kemudian berujung pada penemuan ladang minyak baru pada kuartal keempat 2017.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X