Paus Fransiskus Membasuh Kaki Tahanan di Penjara Roma

Kompas.com - 30/03/2018, 11:03 WIB
Paus Fransiskus ketika mencium kaki salah satu tahanan dalam ritual pembasuhan kaki, masa sebelum Paskah di Penjara Regina Coeli di Roma, Italia (29/3/2018). AFP/VATICAN MEDIA/HOPaus Fransiskus ketika mencium kaki salah satu tahanan dalam ritual pembasuhan kaki, masa sebelum Paskah di Penjara Regina Coeli di Roma, Italia (29/3/2018).

ROMA, KOMPAS.com — Pemimpin Katolik Roma Paus Fransiskus memulai pra-Paskah dengan melakukan ritual pembasuhan kaki.

Dilaporkan Deutsche Welle, Kamis (29/3/2018), Paus Fransiskus melaksanakan ritual itu dengan membasuh kaki tahanan di Penjara Regina Coeli di Roma, Italia.

Dalam tradisi Kristiani, Yesus Kristus membasuh kaki 12 murid-Nya pada Kamis Putih, atau sebelum Dia disalibkan.

Tradisi pembasuhan kaki mulai rutin dilaksanakan oleh para Paus sejak era Paus Yohans XXII di 1959.

Baca juga: Paus Fransiskus: Jangan Takut pada Tato

Paus Yohanes Paulus II menjadi Pontiff yang mulai memperkenalkan ritual pembasuhan kaki kepada anak yatim piatu dan tunawisma.

Adapun Fransiskus lebih sering melaksanakannya di luar Vatikan, salah satunya seperti di Penjara Regina Coeli.

Selain itu, paus asal Argentina itu juga mendobrak tradisi dengan mencuci kaki wanita dan mereka yang non-Kristiani.

Deutsche Welle memberitakan, dari 12 tahanan yang kakinya dibasuh oleh Fransiskus, dua di antaranya merupakan pemeluk agama Islam, dan seorang penganut agama Buddha.

Dalam kesempatan tersebut, Fransiskus mengkritisi soal masih adanya negara di dunia yang menerapkan hukuman mati.

"Hukuman yang sama sekali tidak memberikan harapan tidak manusiawi dan Kristiani," ujar Paus dengan nama asli Jorge Mario Bergoglio itu.

Sejak Yohanes Paulus II menjabat di 1978, Gereja Katolik Roma mulai menyatakan sikap untuk menentang penggunaan hukuman mati.

Baca juga: Paus Fransiskus Kritisi Penggunaan Salib sebagai Item Fesyen



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X