Kompas.com - 29/03/2018, 19:49 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) dijadwalkan bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un (kanan) pada 27 April 2018 mendatang. AFP/KIM HONG-JI/KCNA via KNSPresiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) dijadwalkan bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un (kanan) pada 27 April 2018 mendatang.

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dijadwalkan bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada 27 April 2018 mendatang. Pertemuan itu akan menjadi yang pertama kalinya antar-pemimpin kedua negara sejak 2007.

Kepastian tanggal pertemuan tingkat tinggi itu sebagai hasil pembicaraan delegasi kedua negara yang dilangsungkan pada Kamis (29/3/2018).

"Menyesuaikan dengan keinginan antara kedua pemimpin, dengan ini Korea Selatan dan Korea Utara sepakat untuk menggelar Konferensi Tingkat Tinggi 2018 pada 27 April mendatang," kata pemimpin delegasi kedua negara dalam keterangan press bersama yang dibacakan pada Kamis (29/3/2018).

"Pertemuan akan dilangsungkan di Gedung Perdamaian Selatan di Panmunjom," lanjut pernyataan tersebut, dilansir AFP.

Baca juga: Korsel dan Korut Bakal Gelar Konferensi Tingkat Tinggi April

Pejabat kedua negara akan kembali bertemu pada 4 April mendatang untuk membahas masalah keamanan sekaligus menyepakati pengaturan media.

Dengan disepakatinya tanggal pertemuan antara kedua pemimpin Korea, maka Presiden Moon selangkah lebih dekat dalam mewujudkan janjinya saat kembali menjabat sebagai pemimpin Korsel, yakni tercapainya perdamaian di Semenanjung Korea.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya akan melakukan semua yang saya bisa lakukan demi tercapainya perdamaian di Semenanjung Korea," kata Moon dalam pidato pelantikannya pada Mei 2017.

Konferensi tingkat tinggi antara pemimpin kedua Korea terakhir terjadi pada Oktober 2007 lalu saat mantan presiden Korsel Roh Moo-hyun bertemu ayah dari Kim Jong Un, yakni Kim Jong Il.

Hubungan antara Seoul dengan Pyongyang semakin mencair sepanjang 2018. Dimulai dari kesepakatan kedua Korea dalam Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, hingga saling mengirimkan delegasi antarkedua negara.

"Dalam 80 hari terakhir ini telah banyak peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hubungan antara kedua Korea," kata pemimpin delegasi Pyongyang, Ri Son Gwon, usai pertemuan yang berlangsung di sisi utara Gedung Perdamaian di Panmunjom, Kamis (29/3/2018).

Baca juga: Red Velvet dan 160 Artis Jadi Delegasi Seni Seoul ke Korut

Seoul bahkan menjadwalkan mengutus delegasi seni dengan membawa 160 seniman Korea Selatan, salah satunya grup pop Red Velvet, untuk menggelar pertunjukan di Pyongyang.

Setelah pertemuan antara Moon dengan Kim, selanjutnya pemimpin Korea Utara juga berencana bertemu dengan Presiden AS Donald Trump. Pertemuan yang sangat diantisipasi di tengah ketegangan yang terjadi akibat program nuklir Pyongyang itu direncanakan digelar sebelum akhir Mei 2018.



Sumber AFP,CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X