Kompas.com - 29/03/2018, 08:46 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump AFP PHOTO / SAUL LOEBPresiden Amerika Serikat Donald Trump

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali merombak jajaran kabinetnya pada Rabu (28/3/2018).

Kali ini, pria berusia 71 tahun itu memecat Menteri Urusan Veteran David Shulkin dan mencalonkan Ronny Jackson, dokter pribadinya di Gedung Putih, sebagai penggantinya.

"Saya senang mengumumkan bahwa saya berniat mencalonkan Laksamana Ronny L Jackson MD sebagi Menteri Urusan Veteran yang baru," tulis Trump di akun Twitter-nya.

"Saya berterima kasih atas pelayanan David Shulkin ke negara kita dan kepada para veteran yang hebat," lanjut Trump.

Dilansir dari AFP, pejabat dari Kementerian Pertahanan, Robert Wilkie, akan menjabat kepala sementara di Kementerian Urusan Veteran hingga Jackson memperoleh persetujuan dari Kongres.

Pemecatan Shulkin memang telah diprediksi sebelumnya. Dia dituduh menghabiskan dana senilai 122.000 dollar AS atau Rp 1,6 miliar untuk perjalanan selama sembilan hari ke Eropa bersama istrinya, termasuk tamasya di istana dan menerima tiket pertandingan tenis Wimbledon.

Baca juga: Mengenal Mike Pompeo, Direktur CIA yang Dipilih Trump Jadi Menlu AS

Shulkin membantah tuduhan tersebut, tetapi sepakat mematuhi rekomendasi dari pengawas internal kementerian, termasuk mengganti uang kepada pemerintah untuk biaya perjalanannya.

Dia merupakan salah satu dari beberapa pejabat senior di kabinet Trump yang juga menjabat pada masa kepresidenan Barack Obama.

The Telegraph melaporkan, Kementerian Urusan Veteran di AS merupakan kementerian kedua terbesar pemerintah yang bertanggung jawab menangani 9 juta veteran militer di lebih dari 1.700 fasilitas kesehatan yang dikelola pemerintah.

Shulkin meninggalkan Kementerian Urusan Veteran dalam kondisi yang berantakan, di mana beberapa proyek masih belum rampung, termasuk perbaikan pencatatan medis elektronik bernilai miliar dollar AS.

Baca juga: Penasihat Keamanan Baru Trump Pernah Bujuk Israel untuk Serang Iran

Pencatatan medis elektronik bagi para veteran bertujuan mempercepat waktu tunggu pencarian perawatan medis dan kesehatan mental mengingat banyaknya veteran yang berisiko tinggi bunuh diri.

Dalam sebulan terakhir, Trump juga telah memecat Menteri Luar Negeri dan penasihat keamanan nasional.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X