Seoul Kembali Pulangkan Sisa-sisa 20 Tentara China Korban Perang Korea

Kompas.com - 28/03/2018, 23:05 WIB
Foto dokumen yang menunjukkan seremoni penyerahan sisa tentara China korban Perang Korea dari pemerintah Korea Selatan kepada China pada 22 Maret 2017. JOINT PRESS COPRS/YONHAP NEWSFoto dokumen yang menunjukkan seremoni penyerahan sisa tentara China korban Perang Korea dari pemerintah Korea Selatan kepada China pada 22 Maret 2017.

SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan memutuskan memulangkan sisa-sisa dari 20 tentara China yang tewas selama terjadinya Perang Korea.

Kementerian Pertahanan Korsel menyebut tindakan itu menggambarkan hubungan kedua negara yang mulai kembali membaik setelah sempat saling bermusuhan di masa perang.

Tentara Korea Selatan memulangkan sisa-sisa 20 tentara tersebut menggunakan peti kayu yang ditutupi dengan bendera China dan diserahkan kepada tentara penjaga kehormatan China di bandara Incheon untuk kemudian dibawa menggunakan pesawat kargo.

Dengan pemulangan kali ini jumlah total sisa tentara China yang dipulangkan sejak tercapainya perjanjian pada 2013 menjadi sebanyak 589 orang. Demikian dilansir AFP.

Baca juga: AS: Jika Terjadi Perang, Korea Utara Akan Hancur Lebur

Prosesi pemulangan dilakukan menjelang dilangsungkannya festival tahunan Qingming, atau pembersihan makam, di China, di mana warga mengunjungi dan membersihkan makam leluhur mereka.

Diperkirakan hingga tiga juga pasukan tentara komunis China yang ikut mendukung Korea Utara dalam perang yang berlangsung sejak 1950 hingga 1953.

Masyarakat China menyebut peperangan di wilayah Semenanjung Korea itu sebagai perang menentang agresi AS dan bantuan Korea.

Tentara komunis China berhasil menyelamatkan Korea Utara dari kekalahan saat berhadapan dengan pasukan PBB yang dipimpin AS dan mendesak tentara Kim Il Sung kembali ke perbatasan China pada akhir 1950.

Perang berhenti usai kedua Korea menyepakati perjanjian gencatan senjata dan menetapkan zona demiliterisasi yang memisahkan kedua negara di semenanjung itu.

Jumlah korban jiwa akibat perang tersebut masih menjadi perdebatan, dengan pihak barat menyebut korban dari tentara China sebanyak 400.000, namun sumber di negeri Tirai Bambu memberikan angka korban sekitar 180.000 jiwa.

Baca juga: Curi Rahasia Militer Korea Utara, Warga AS Minta Maaf di Televisi



Sumber AFP,Yonhap
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X