Sekutu Kuat Aung San Suu Kyi Terpilih Menjadi Presiden Myanmar

Kompas.com - 28/03/2018, 17:50 WIB
Win Myint (tengah) melambaikan tangan kepada para pendukungnya setelah resmi terpilih sebagai Presiden Myanmar, pada Rabu (28/3/2018). AFP/THET AUNGWin Myint (tengah) melambaikan tangan kepada para pendukungnya setelah resmi terpilih sebagai Presiden Myanmar, pada Rabu (28/3/2018).

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Parlemen Myanmar pada Rabu (28/3/2018) telah resmi mengangkat Win Myint (66) sebagai presiden baru, mengisi jabatan yang ditinggalkan Htin Kyaw karena mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.

Dengan terpilihnya Win Myint, yang notabene merupakan sekutu kuat dari pejabat konselor negara Aung San Suu Kyi, maka hal tersebut akan menjadi dukungan kuat bagi Suu Kyi dalam pengambilan keputusan tingkat atas.

Win Myint terpilih setelah memperoleh hampir dua pertiga suara di parlemen yang didominasi oleh partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin Suu Kyi.

Baca juga: Presiden Myanmar U Htin Kyaw Mengundurkan Diri

Dia menyisihkan dua kandidat presiden lain, salah satunya calon yang didukug militer Myanmar, Myint Swe.

Terpilihnya Win Myint yang merupakan sekutu kuat Suu Kyi, membuatnya tetap dapat berperan dalam mengambil keputusan tingkat tinggi.

Suu Kyi yang menjabat sebagai konselor negara, jabatan setara perdana menteri, lebih banyak berperan dalam menjalankan pemerintahan. Namun dirinya dilarang menduduki jabatan presiden karena menikah dengan orang asing dan memiliki dua putra yang merupakan warga negara Inggris.

Suu Kyi menjabat sebagai konselor negara sejak kemenangan telak partainya dalam pemilu 2015. Dia mendeklarasikan bekerja "di atas" presiden.

Namun jabatannya tidak memiliki peran konstitusional resmi, sehingga penting baginya untuk memiliki seorang rekan yang patuh sebagai presiden agar dapat mengatur pembagian kekuasaan dengan militer yang memerintah Myanmar selama hampir setengah abad.

"Saya mengumumkan bahwa Win Myint yang terhormat memperoleh suara mayoritas dalam parlemen dan terpilih sebagai presiden negara," kata juru bicara parlemen Mann Win Khaing Than dilansir AFP.

Baca juga: Rumah Aung San Suu Kyi Dilempar Bom

Sebelum maju menjadi kandidat presiden, Win Myint menjabat sebagai ketua majelis rendah dan mengundurkan diri agar dapat mengikuti pemilihan.

Bersama dengan Suu Kyi, Win Myint berjuang berdampingan selama gerakan demokrasi pada 1988 yang berakhir dengan kegagalan. Keduanya lantas ditahan sebagai tahanan politik.

Setelah Myanmar muncul bersama kekuatan militer, Win Myint memenangkan kursi di parlemen dalam pemilihan umum pada 2012.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X