Polandia Beli Sistem Rudal Patriot dari AS Seharga Rp 64 Triliun

Kompas.com - 28/03/2018, 17:05 WIB
Sistem pertahanan rudal Patriot.AP Photo Sistem pertahanan rudal Patriot.

WARSAWA, KOMPAS.com - Polandia mengumumkan bakal membeli sistem anti-serangan udara Patriot dari Amerika Serikat ( AS).

Diwartakan Associated Press via Daily Herald Selasa (27/3/2018), Menteri Pertahanan Mariusz Blaszczak telah meneken kesepakatan itu di Warsawa.

Dalam pernyataannya, Perdana Menteri Mateusz Morawiecki berujar kalau rudal tersebut bakal datang dalam dua tahap.

Gelombang pertama pengiriman pertama rudal Patriot bakal datang pada 2022. Kemudian pengiriman kedua bakal terjadi dua tahun berselang, atau 2024.

Morawiecki menjelaskan, Polandia bakal menjadi negara pertama yang mendapatkan generai terbaru rudal Patriot.

Baca juga : AS Jual Apache dan Rudal Patriot ke Qatar

"Modernisasi ini bakal menjamin keamanan Polandia dan wilayah di sekitarnya dari keadaan yang tidak terduga," beber Morawiecki.

Perdana menteri berusia 49 tahun itu tidak menjelaskan berapa bujet yang harus dikeluarkan untuk membeli Patriot.

Namun, dilansir kantor berita AFP, sistem pertahanan tersebut berharga 3,8 miliar euro, atau sekitar Rp 64,8 triliun.

"Kami menandatangani kontrak pembelian yang membuat kami menjadi negara elite yang mempunyai senjata efisien, dan mampu menjamin keamanan kami," tutur Blaszczak.

Keputusan Polandia membeli rudal Patriot dilaporkan Associated Press sebagai langkah yang penting.

Sebab, bagi Uni Eropa (UE) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Polandia merupakan pertahanan mereka untuk menghadapi ancaman Rusia.

Morawiecki menjelaskan, sebenarnya Polandia ingin menjalin hubungan baik dengan negara sekitar, termasuk Rusia.

"Namun, kami sadar bahwa akan sangat bagus jika hubungan baik tersebut bisa ditunjang oleh kekuatan militer," tutur Morawiecki.

Pada November 2017, Kongres AS menyetujui penjualan 16 peluncur dan 208 rudal pencegat tipe PAC-3 MSE, bersama dengan stasiun pelacak lokasi untuk memperkuat sistem pertahanan jarak menengah Polandia.

Baca juga : Turki Minta Rudal Patriot NATO Tetap di Perbatasan



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X