Pria Mabuk Bunuh Nenek 60 Tahun yang Menolak Berhubungan Seks

Kompas.com - 28/03/2018, 15:02 WIB
Ilustrasi iStockphotoIlustrasi

TALASARI, KOMPAS.com - Seorang pria berusia 30 tahun ditahan oleh Kepolisian Talasarai di Distrik Palghar, India.

Dilansir Hindustan Times Rabu (28/3/2018), pria bernama Laxman Kharpade itu ditangkap karena membunuh seorang nenek berusia 60 tahun karena menolak berhubungan seks dengannya.

Seorang polisi yang menolak identitasnya diungkapkan berkata, kejadiannya terjadi pada Senin malam (26/3/2018) waktu setempat.

Baca juga : Direktur Asal India Palsukan Dokumen demi Tinggal di Apartemen Mewah

Saat itu, Kharpade baru saja pulang dari sebuah pesta di Govarshetpada dalam keadaan mabuk.

Di jalan, dia bertemu korban yang bernama Lakmi Dhondale. Saat itu, Dhondale sedang tidur di beranda sekolah Zilla Parishad.

Kharpade menemuinya, dan mengatakan kalau dia ingin berhubungan badan dengan Dhondale.

"Korban menolak ajakan pelaku dan langsung memarahinya. Sebab, korban merasa dia layak jika dipandang sebagai sosok ibu," tutur polisi itu.

Tidak terima, Kharpade langsung mengambil sabuknya, dan mulai memukuli Dhondale. Dia makin kalap dengan mengambil batu besar, dan memukulkannya ke perempuan itu hingga tewas.

"Pelaku berusaha menyembunyikan jenazah korban di tempat sepi. Namun, warga setempat memergoki, dan menangkap dia," lanjut polisi tersebut.

Polisi itu menambahkan, batu besar yang menjadi barang bukti kemudian dikirimkan ke lab forensik. Adapun Kharpade dijerat dengan Pasal 302 tentang Pembunuhan.

Baca juga : Terkunci di Mobil Sekolah Berjam-jam, Bocah 6 Tahun di India Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X