Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/03/2018, 11:23 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Kunjungan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ke China memenuhi undangan Presiden Xi Jinping tidak sekadar bentuk usaha untuk mempertahankan hubungan kedua negara.

Dilansir Yonhap Rabu (28/3/2018), kunjungan Kim juga terjadi di tengah rencana besar perundingan tingkat tinggi dengan Korea Selatan (Korsel), dan Amerika Serikat (AS).

Kim dijadwalkan bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae In pada akhir April, sebelum melakukan perundingan dengan Presiden AS Donald Trump di Mei mendatang.

Pertemuan Kim dan Xi mempunyai dua implikasi strategis. Bagi Korut, mereka bisa mengamankan pengaruh diplomatik jelang pertemuan dengan Seoul dan Washington.

Adapun bagi Negeri "Panda", mereka bisa mengambil posisi sebagai mediator untuk menyelesaikan isu program nuklir Korut.

Baca juga : Kim Jong Un Bertemu Presiden China di Beijing

Dikutip dari Xinhua, Kim memberi tahu Xi kalau situasi di Semenanjung Korea mulai menunjukkan perkembangan positif pasca-dirinya memberi proposal perdamaian.

"Komitmen saya tidak berubah. Saya akan tetap melakukan denuklirisasi," kata Kim kepada Xi.

Pemimpin Korut yang dipercaya berusia 36 tahun itu mengatakan, denuklirisasi merupakan wasiat dari mendiang ayah dan kakeknya, Kim Jong Il serta Kim Il Sung.

Namun, Kim mengatakan bahwa komitmen denuklirisasi yang didengungkannya kini tinggal menunggu sikap dari Korsel dan AS.

Dia mengatakan, proses denuklirisasi di Semenanjung Korea baru bisa terjadi jika Korsel dan AS juga menunjukkan sikap bersahabat.

"Antara lain dengan mengambil langkah progresif dan sinkron untuk menciptakan atmosfer perdamaian," tutur Kim tanpa memerinci apa yang dimaksud dengan "progresif dan sinkron" tersebut.

Adapun kantor berita KCNA melaporkan, Kim balik mengundang Xi untuk mengunjungi Pyongyang jika mempunyai waktu luang. Xi dilaporkan setuju dengan ajakan tersebut.

Pertemuan antara Korut dan China direspon positif oleh Korsel melalui Kementerian Unifikasi.

"Di tengah pertemuan dengan Utara, kami percaya peningkatkan relasi Pyongyang-Beijing bakal berimbas pada isu nuklir Korut," ujar juru bicara kementerian, Baik Tae Hyun.

Sebelumnya, dilaporkan Kim melakukan kunjungan "tidak resmi" ke China dengan menumpang kereta lapis baja sejak Minggu (25/3/2018) hingga Rabu.

Kim didampingi istrinya, Ri Sol Ju, dan beberapa pejabat lainnya. Antara lain Sekretaris Partai Buruh yang merangkap sebagai wakil Kim, Choe Ryong Hae.

Namun, Kim tidak mengajak adiknya, Kim Yo Jong, yang dia kirim ke Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan pada bulan lalu sebagai utusan khusus.

Ini merupakan kunjungan perdana Kim ke luar negeri sejak menggantikan ayahnya berkuasa pada 2011.

Baca juga : Bersua Kim Jong Un, Xi Usul 4 Proposal untuk Mempererat Hubungan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Yonhap
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.