Bawa Pisau dan Granat, Tiga Warga Palestina Ditahan Tentara Israel

Kompas.com - 27/03/2018, 22:57 WIB
Warga Palestina melempar batu menggunakan ketapel ke arah pasukan Israel saat terjadinya gesekan dalam aksi di perbatasan Israel di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza, 23 Maret 2018. AFP/SAID KHATIBWarga Palestina melempar batu menggunakan ketapel ke arah pasukan Israel saat terjadinya gesekan dalam aksi di perbatasan Israel di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza, 23 Maret 2018.

GAZA, KOMPAS.com - Tentara Israel dilaporkan telah menahan tiga warga Palestina yang mencoba melintasi perbatasan di Jalur Gaza pada Selasa (27/3/2018). Ketiga warga Palestina tersebut diketahui membawa senjata tajam dan juga granat.

Pejabat militer Israel menyampaikan, penangkapan dilakukan di wilayah Israel, di dekat pangkalan militer, yang berjarak sekitar 20 kilometer dari perbatasan.

Otoritas Israel juga merilis gambar yang menunjukkan sejumlah pisau, granat serta alat pemotong kawat yang ditemukan bersama dengan tiga orang yang ditahan.

"Saat ini kami belum mengetahui siapa yang mengirim dan dengan tujuan apa ketiga orang itu dikirim," kata juru bicara militer Israel kepada AFP.

Baca juga: Mesir Buka Perbatasan dengan Jalur Gaza selama Dua Hari

Penahanan itu dilakukan di tengah situasi wilayah perbatasan yang sedang memanas menjelang aksi protes yang akan dilakukan memperingati Hari Tanah Palestina, dalam rangka peringatan terbunuhnya enam demonstran Arab tak bersenjata dalam aksi proters menentang Israel pada 1976.

Aksi dijadwalkan mulai dilangsungkan pada Jumat (30/3/2018) mendatang di Gaza dan Tepi Barat.

Aksi peringatan pada tahun ini dikhawatirkan lebih mudah terjadi gesekan dan konflik menyusul tingkat kemarahan warga Palestina yang sedang tinggi usai pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Warga Gaza telah diajak untuk bergerak ke arah pagar perbatasan Israel yang telah menutup wilayah pesisir dari negara Yahudi itu.

Sudah terjadi beberapa kali insiden di sepanjang perbatasan itu dalam beberapa hari terakhir.

Amarah penduduk Palestina semakin bertambah menyusul pernyataan dari Menteri Pembangunan Israel Yoav Gallant yang memperingatkan peserta aksi yang berupaya melanggar wilayah perbatasan pada peringatan Hari Tanah.

Baca juga: Warga Palestina Siapkan Demonstrasi Tenda di Perbatasan Gaza-Israel

"Jika mereka ingin melakukan aksi damai di dalam Jalur Gaza, itu menjadi urusan mereka sendiri. Tapi jika kami melihat adanya niatan untuk menyeberangi perbatasan, kami tidak akan menunggu hingga detik terakhir saat ribuan massa menghancurkan pagar," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X