Media Sosial China Sensor Nama Kim Jong Un

Kompas.com - 27/03/2018, 11:22 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bereaksi saat warga bertepuk tangan dalam kunjungannya ke Pyongyang Teacher Training College yang baru direnovasi, dalam foto yang disiarkan oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Rabu (17/1/2018). ANTARA FOTO/KCNA/via REUTERS/cfo/18 ANTARA FOTO/KCNA/via REUTERSPemimpin Korea Utara Kim Jong Un bereaksi saat warga bertepuk tangan dalam kunjungannya ke Pyongyang Teacher Training College yang baru direnovasi, dalam foto yang disiarkan oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Rabu (17/1/2018). ANTARA FOTO/KCNA/via REUTERS/cfo/18

BEIJING, KOMPAS.com - Kabar kunjungan Pemimpin Korea Utara ( Korut) Kim Jong Un ke China masih simpang-siur. Tidak ada pernyataan resmi dari pejabat China maupun Korut.

Kunjungan Kim makin misterius setelah dilaporkan kantor berita AFP Selasa (27/3/2018), China melakukan sensor ketat terhadap media sosialnya.

Platform Weibo memblokir segala pencarian tentang Kim dan variasi namanya. Beijing dilaporkan sering memperketat kontrol pemberitaan dalam periode politik penting.

Selain itu, diwartakan televisi Korea Selatan (Korsel) SBS TV, tamu yang menginap di hotel kota Dandong diminta untuk segera keluar.

Sebab pemandangan di hotel Dandong adalah jalur kereta antara China dan Korut. Gorden di seluruh hotel langsung diturunkan agar pemandangan ke kereta tidak terlihat.

Baca juga : Kim Jong Un Dilaporkan Kunjungi Beijing Naik Kereta

"Hotel di sana bakal kembali menerima pesanan keesokan harinya (28/3/2018). Pada saat itu, kereta dan siapapun penumpang di dalamnya sudah kembali ke Korut," kata SBS TV.

Sebelumnya ayah Kim, Kim Jong Il, diketahui mengunjungi China beberapa kali dengan menumpang kereta yang telah dipersenjatai.

Kunjungannya baru dikonfirmasi oleh kantor berita pemerintah China dan Korut setelah Kim Jong Il meninggalkan Negeri "Panda".

Situasi tersebut membuat Seoul melalui Kementerian Luar Negerinya angkat bicara. Mereka menyatakan tengah mencari tahu kebenaran kabar tersebut.

"Sejauh ini, laporan Ketua Partai Buruh Kim Jong Un melakukan kunjungan ke China belum terverifikasi," ujar Kemenlu Korsel via Yonhap.

Halaman:


Sumber Yonhap,AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X