Ditahan di Jerman, Puigdemont Tunggu Putusan Ekstradisi ke Spanyol

Kompas.com - 27/03/2018, 08:51 WIB
Presiden tersingkir Catalonia, Carles Puigdemont, berbicara di depan 200 pendukungnya di Brussels, Belgia. (7/11/2017) John Thys/AFPPresiden tersingkir Catalonia, Carles Puigdemont, berbicara di depan 200 pendukungnya di Brussels, Belgia. (7/11/2017)

NEUMUNSTER, KOMPAS.com - Pengadilan Jerman pada Senin (26/3/2018) tetap menahan mantan pemimpin Catalonia Carles Puigdemont, sambil menunggu kemungkinan ekstradisi ke Spanyol.

Puigdemont menghadapi tuduhan pemberontakan terhadap pemerintah Spanyol.

"Dia tetap berada dalam tahanan untuk sementara waktu, sampai keputusan mengenai prosedur ekstradisi dibuat," tulis pengadilan wilayah di Kiel, Jerman.

Baca juga : Puigdemont Ditangkap, Ribuan Warga Bentrok dengan Polisi di Barcelona

Penahanan mantan pemimpin Catalonia di Jerman terjadi, setelah lima bulan dia pergi dalam pelarian.

Jaksa di Spanyol berupaya menyeretnya ke pengadilan atas tuduhan menghasut dan memberontak, dengan mengadakan pemungutan suara oleh parlemen Catalonia untuk mendeklarasikan kemerdekaan.

Pengadilan di Jerman tersebut menolak permintaan dari tim hukum Puigdemont agar membebaskannya sambil menunggu keputusan ekstradisi oleh otoritas Jerman.

Dengan menggunakan surat perintah Eropa yang dikeluarkan oleh Spanyol, Puigdemont ditangkap pada Minggu (25/3/2018) ketika dia dalam perjalanan melintasi perbatasan Jerman dari Denmark.

Menurut keterangan pengacara Puigdemont, Jaume Alonso-Cuevillas, kliennya sedang dalam perjalanan kembali ke Belgia, negara persembunyiannya untuk menghindari pihak berwenang Spanyol.

Baca juga : Puigdemont Batal Jadi Presiden Catalonia

Penangkapan Puigdemont menuai protes keras dari pendukungnya di Barcelona.

Polisi antihuru-hara mendorong dan memukul demonstran dengan tongkat agar tidak masuk ke kantor wilayah perwakilan Pemerintah Spanyol di Barcelona.

Petugas juga melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk menahan demostran yang mendorong tong sampah daur ulang ke arah polisi. Beberapa orang melemparkan botol kaca, kaleng, dan telur ke polisi.

Sebanyak 79 orang terluka dalam bentrokan termasuk, termasuk 13 polisi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X