Malaysia Usulkan Penyebar "Berita Palsu" Dipenjara hingga 10 Tahun

Kompas.com - 26/03/2018, 19:43 WIB
Ilustrasi media di Malaysia. AP via London Evening StandardIlustrasi media di Malaysia.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Pemerintah Malaysia dilaporkan mengusulkan sebuah proposal untuk menangkal kabar tidak benar (hoaks).

Dilansir kantor berita AFP pada Senin (26/3/2018), dalam undang-undang Fake News itu, orang yang melanggar bakal dikenai hukuman penjara hingga 10 tahun.

Selain itu, pelanggar undang-undang juga bakal dikenai denda hingga 500.000 ringgit atau sekitar Rp 1,7 miliar.

Warga atau luar negeri, sekalipun berada di negara mereka, bisa didakwa dengan undang-undang itu jika memublikasikan "berita palsu" yang menyangkut Malaysia atau warganya.

Aktivis (HAM) dan kalangan oposisi menyoroti dan khawatir, peraturan itu dibuat untuk membungkam kritik terhadap Perdana Menteri Najib Razak.

Baca juga: Hina PM lewat Karikatur, Seniman Malaysia Dipenjara

Najib sudah mendapat kritik sejak skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang diduga menyalahgunakan dana 4,5 milliar dolar AS atau sekitar Rp 61,7 triliun.

Meski Najib membantah adanya korupsi, dilaporkan pemerintahannya memblokir situs internet dan media yang menerbitkan laporan negatif tentang Najib dan 1MDB.

Anggota Parlemen Malaysia Charles Santiago mengatakan, diskusi akan undang-undang itu terjadi di saat Malaysia bakal menggelar pemilihan umum pada Agustus mendatang.

"Peraturan itu bisa menjadi senjata terkuat pemerintah untuk membungkam diskusi tentang 1MDB, apalagi ketika masa pemilu sudah dekat," kata Santiago.

Juru bicara Partai Keadilan Rakyat Fahmi Fadzil mengatakan, dia menduga pemerintah bakal menargetkan media asing yang kencang memberitakan soal 1MDB.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X