Istri Robert Mugabe Diduga Lakukan Bisnis Penyelundupan Gading Gajah

Kompas.com - 26/03/2018, 14:01 WIB
Presiden Robert Mugabe mendengarkan istrinya Grace Mugabe saat kampanye partai berkuasa yang dipimpinnya ZANU-PF di Harare, Zimbabwe, Rabu (8/11/2017). ANTARA FOTO/REUTERS/PHILIMON BULAWAYOPresiden Robert Mugabe mendengarkan istrinya Grace Mugabe saat kampanye partai berkuasa yang dipimpinnya ZANU-PF di Harare, Zimbabwe, Rabu (8/11/2017).

HARARE, KOMPAS.com - Otoritas hukum Zimbabwe mengumumkan bakal segera menggelar investigasi terhadap istri mantan Presiden Robert Mugabe, Grace Mugabe.

Investigasi bakal segera dilakukan menyusul dugaan Grace telah menggelar bisnis penyelundupan dan perdagangan gading gajah secara ilegal.

Kabar bahwa Grace melakukan bisnis ilegal dihembuskan oleh fotografe alam liar asal Australia, Adrian Steirn, yang melakukan misi penyamaran ke Zimbabwe selama tiga bulan.

Dilansir Al Jazeera dan IOL Minggu (25/3/2018), Steirn melakukan wawancara terhadap beberapa penyelundup sejak Desember 2017.

Steirn membeberkan, kebanyakan gading diambil dari gajah-gajah yang ada di taman nasional Zimbabwe. Hewan itu dibunuh oleh para pemburu gelap.

Baca juga : Gara-gara Sapi, Konvoi Mobil Mewah Grace Mugabe Kecelakaan

Gading itu kemudian diberikan kepada Grace. "Dia akan mengepaknya, dan membawanya ke bandara. Apapun barang yang berhubungan dengan Grace tidak akan dipindai," kata Steirn.

Selain itu, fotografer yang tinggal di Cape Town, Afrika Selatan tersbeut juga mengaku terkejut dengan keterlibatan Grace dalam Otoritas Manajemen Taman dan Alam Liar.

Lembaga itu bertanggung jawab terhadap semua taman nasional di Zimbabwe, dan gudang tempat penyimpanan barang sitaan seperti tanduk badak, gading gajah, maupun produk hewan mati lainnya.

Sejauh ini, dua orang yang merupakan pemimpin dari sindikat penyelundup barang ilegal, Faricken Madzinga dan Tafadzwa Pamire, ditangkap pada Februari 2017.

Steirn berkata, saat itu dia bersama keduanya berkendara menuju Harare ketika mobilnya dihentikan oleh polisi Zimbabwe.

Mereka membawa enam gading besar yang bernilai lebih dari 30.000 dolar Amerika Serikat (AS), atau sekitar Rp 413 juta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X