Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/03/2018, 20:15 WIB

HERAT, KOMPAS.com - Dua pelaku bom bunuh diri menyerang sebuah masjid di Afghanistan, Minggu (25/3/2018), menewaskan satu orang dan melukai 8 lainnya.

Pelaku menyerbu pekarangan masjid Nabi Akram di kota Herat, wilayah Charhr Su, tetapi petugas keamanan berhasil menembak mati salah seorang dari mereka.

Sementara, seorang lainnya meledakkan diri sebelum mencapai aula tempat para jamaah berdoa. Puluhan orang jemaah sedang melakukan salat ketika peristiwa itu terjadi.

Baca juga : Situasi Bahaya Tak Halangi Anak-anak Afghanistan Kembali Bersekolah

Juru bicara gubernur provinsi, Jilani Farhad mengatakan kepada AFP, satu orang jemaah tewas dan 8 lainnya terluka dalam serangan tersebut. Dia menambahkan semua korban merupakan warga sipil.

Jumlah korban tewas tersebut telah dikonfirmasi oleh wakil kepala polisi Aminullah Amin.

Daerah di sekitar masjid itu ditutup oleh polisi dan ambulans terlihat bergegas membawa korban ke rumah sakit setempat.

"Polisi dan tim penyelamat mencapai lokasi setelah serangan terjadi dan semua yang terluka dilarikan ke rumah sakit regional Herat untuk menjalani perawatan," kata seorang petugas polisi.

Pasukan keamanan telah mengamankan lokasi untuk tindakan pencegahan. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Baca juga : ISIS Klaim Bom Bunuh Diri di Afghanistan saat Pesta Tahun Baru Persia

Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) kerap melakukan serangan teror dalam beberapa waktu terakhir. Cabang ISIS di Afghanistan mengklaim, telah melakukan serangan di Kabul pada pekan lalu yang menewaskan 33 orang.

Menurut PBB, warga sipil di Afghanistan terus menanggung beban konflik bersenjata yang telah menewaskan lebih dari 3.430 warga sipil dan melukai 7.000 warga sepanjang 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.