Kompas.com - 25/03/2018, 18:05 WIB
Mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama melambai ke media di samping Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, di depan sebuah restoran sushi di distrik perbelanjaan Ginza, Tokyo, Jepang, Minggu (25/3/2018). (AFP/Shizuo Kambayashi) Mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama melambai ke media di samping Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, di depan sebuah restoran sushi di distrik perbelanjaan Ginza, Tokyo, Jepang, Minggu (25/3/2018). (AFP/Shizuo Kambayashi)

TOKYO, KOMPAS.com - Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama berpendapat, ancaman nyata dari Korea Utara memerlukan solusi yang utuh kerja sama internasional.

Dalam kunjungannya ke Tokyo, Jepang, seperti dilansir dari AFP, Minggu (25/3/2018), Obama mengatakan AS perlu memastikan sistem pertahanan untuk melindungi negara di kawasan terhadap serangan potensial dari rudal Korea Utara.

"Korea Utara adalah ancaman yang sesungguhnya," katanya.

"Menimbulkan ancaman signifikan tidak hanya ke kawasan tapi juga seluruh dunia," ucapnya.

Baca juga : Obama Tulis Surat untuk Korban Selamat Penembakan Sekolah di Florida

Menurutnya, secara individual, tidak ada negara yang dapat menyelesaikan masalah tersebut secara efektif sehingga diperlukan kerja sama menyeluruh.

"Korea Utara merupakan sebuah negara yang menjauh dari norma internasional dan terputus dengan dunia," ujar Obama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di bawah pemerintahannya dulu, Amerika Serikat menekankan kebijakan "kesabaran strategis" terhadap Korea Utara, dengan harapan sejumlah sanksi yang diberikan akan membuat negara itu jauh sehingga ambisi pengembangan senjata nuklir dapat binasa.

Namun, selama waktu itu, serangkaian uji coba nuklir dan peluncuran rudal justru terus dilakukan oleh Korea Utara.

Tur Asia

Obama sedang mengadakan tur di Asia, dan telah mengunjungi Singapura. Selain itu, dia juga berlawatan ke Selandia Baru dan Australia.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.