Kompas.com - 23/03/2018, 12:04 WIB
|

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Sisa-sisa tubuh 240 orang yang dibunuh dan jenazahnya kemudian dihancurkan dengan cairan asam ditemukan di sebuah kuburan massal di Meksiko.

Sebagian besar korban diyakini dibunuh oleh seorang gangster berjuluk El Pozolero atau Si Tukang Rebus.

Si Tukang Rebus atau bernama asli Santiago Meza Lopez ditangkap pada 209 dan mengakui perannya dalam membantu kartel obat bius Sinaloa menyingkirkan mayat-mayat musuh kelompok itu.

Di masa Meksiko dicengkeram kekerasan antargeng narkoba, ratusan orang menghilang tanpa jejak.

Baca juga : Tujuh Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sinaloa, Meksiko

Sebagian besar dari mereka ternyata berakhir di tempat yang disebut La Gallera atau Kandang Ayam di kota Tijuana yang tak jauh dari perbatasan dengan Amerika Serikat.

Menurut dokumen pengadilan, Lopez bekerja di tempat itu ketika para petinggi kartel memintanya melakukan sebuah eksperimen pada sekitar 1996.

Mereka memasukkan berliter-liter air dan asam ke dalam sebuah tong dan menjatuhkan sepotong daging ke dalamnya selama dua jam.

Setelah itu, ternyata campuran air dan asam bisa menghancurkan daging tersebut. Dan beberapa bulan kemudian para bos kartel datang kembali kepada Lopez sambil membawa satu jenazah.

"Mereka memanggil saya kembali dan mengatakan ingin melakukan eksperimen dengan tubuh manusia," kata Lopez di pengadilan.

"Saya akan mengirimkan beberapa orang untuk berlatih sehingga mereka bisa melakukan pekerjaan ini," lanjut Lopez menirukan kata-kata para pemimpin kartel.

Di pengadilan, Lopez mengklaim awalnya dia menolak melakukan pekerjaan itu. Namun, akhirnya di terus menghancurkan jenazah manusia dan melatih orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Bahkan, pada satu titik Lopez membangun sistem drainase untuk mengosongkan sejumlah tong berisi cairan asam itu.

Setelah Lopez ditangkap, para keluarga korban membentuk organisasi yang menuntut pemerintah untuk mengidentifikasi sisa-sisa jenazah yang ditemukan di "Kandang Ayam".

Sejak 2012, setidaknya 16.500 liter materia organik dan sekitar 170-200 kilogram tulang manusia ditemukan di tempat itu.

Para pakar mengatakan, dari semua sisa jenazah itu diperkirakan tak kurang dari 650 jenazah dihancurkan di tempat tersebut.

"Terakhir kali kami menemukan jenazah-jenazah itu banyak yang anggota tubuhnya masih lengkap," kata Fernando Ocegueda, presiden Asosiasi untuk Orang Hilang diu Baja California.

"Selain 16.500 liter material organik, kantor kejaksaan agung mengatakan mungkin terdapat sedikitnya 650 jenazah," tambah Ocegueda.

Meski pemerintah sudah menemukan berbagai bukti dan Lopez sudah mengakui perbuatannya, tetapi hingga kini dia belum dijatuhi vonis.

Lopez kini masih mendekam di penjara di mana dia menggunakan waktunya untuk belajar membaca dan menulis.

Baca juga : 24 Anggota Kartel Narkoba Sinaloa Ditangkap

Kartel Sinaloa adalah sebuah organisasi kriminal yang menjalankan penyelundupan narkoba, pencucian uang, dan kejahatan terorganisasi lainnya.

Berdiri pada pertengahan 1980-an, Kartel Sinaloa berbasis terutama di kota Culiacan, negara bagian Sinaloa.

Namun, kartel ini beroperasi di beberapa negara bagian yaitu Baja California, Durango, Sonora, dan Chihuahua.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mirror
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.