Kompas.com - 22/03/2018, 22:40 WIB
Petugas polisi berjaga di jalan masuk menuju pabrik kimia yang meledak di kota Kralupy nad Vltavou, Ceko, Kamis (22/3/2018). ASSOCIATED PRESSPetugas polisi berjaga di jalan masuk menuju pabrik kimia yang meledak di kota Kralupy nad Vltavou, Ceko, Kamis (22/3/2018).

PRAGUE, KOMPAS.com - Insiden ledakan terjadi di sebuah pabrik kima di Ceko, Kamis (22/3/2018) pagi. Ledakan menyebabkan setidaknya enam orang tewas dan beberapa mengalami luka serius.

Dilansir dari AFP, ledakan terjadi pada kilang penyimpanan sebuah pabrik kimis di kota Kralupy nad Vltavou, sekitar pukul 10 pagi. Laporan dari dinas pemadam kebakaran setempat menyebut korban tewas berjumlah enam orang.

"Kami telah menerima informasi tentang enam korban tewas dan beberapa luka serius. Saat ini mereka telah dibawa ke rumah sakit," kata juru bicara dinas pemadam kebakaran setempat, Vladimira Kerekova.

Baca juga: Pabrik Kimia di Uzbekistan Meledak, Telan Korban Jiwa

Dia menambahkan, korban luka sebanyak enam orang. Namun rumah sakit Prahap-Vinohrady menyatakan siap menjalankan rencana darurat dan bersiap menerima jika ada tambahan korban luka.

Dilaporkan pabrik yang meledak adalah milik perisahaan Polandia Synthos, yang memproduksi karet sintetis dan plastik polistiren. Insiden ledakan juga disebut sempat terjadi di pabrik yang sama pada 2015 lalu.

Perusahaan pengolahan minyak dan produsen plastik, Unipetrol, mengatakan ledakan terjadi pada salah satu tangki penyimpanan untuk bahan bakar dan zat aditif di kilang tersebut. Belum diketahui penyebab terjadinya ledakan.

Juru bicara dinas pemadam kebakaran Petr Svoboda mengatakan, tidak ada bahaya ledakan lanjutan setelah insiden yang terjadi pada pukul 10 pagi tersebut.

Baca juga: Ledakan Besar Picu Kebakaran Sebuah Toko di Inggris, 6 Orang Terluka

Wali Kota Kralupy nad Vltavou, Petr Holecek, menegaskan tidak ada bahaya yang mengancam kota pasca-ledakan kilang pabrik kima tersebut. Mengutip juru bica kepolisian setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kebocoran zat berbahaya.

"Saya meyakini tidak ada bahaya yang mengancam kota. Saat ini penyelidikan tengah dilakukan untuk mengetahui asal mula penyebab terjadinya ledakan," kata Holecek di sela meninjau lokasi ledakan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X