Pencari Suaka yang Perkosa dan Bunuh Gadis Jerman, Dibui Seumur Hidup

Kompas.com - 22/03/2018, 20:30 WIB
Maria Landenburger (19) yang tewas dibunuh usai diperkosa seorang pencari suaka asal Jerman pada 2016. MirrorMaria Landenburger (19) yang tewas dibunuh usai diperkosa seorang pencari suaka asal Jerman pada 2016.
|

BERLIN, KOMPAS.com - Seorang pencari suaka yang memperkosa dan membunuh putri seorang pejabat Uni Eropa di Jerman dijatuhi hukuman seumur hidup.

Hussein Khavari, pria asal Afghanistan itu menjalani sidang di kota Freiburg terkait dakwaan memperkosa dan membunuh Maria Ladenburger, pelajar berusia 19 tahun pada 2016.

Dalam sidang pembacaan putusan yang digelar pada Kamis (22/3/2018), pengadilan menyatakan Khavari terbukti bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup.

Maria Ladenburger, putri seorang pejabat Uni Eropa yang meluangkan waktu menjadi relawan untuk membantu para pengungsi, sedang bersepeda menuju kediamannya di Freiburg saat disergap Khavari.

Baca juga : Jutaan Pengungsi Afghanistan Terancam Dideportasi dari Pakistan

Di pengadilan Khavari mengakui perbuatannya, tetapi dia mengklaim mencekik Maria secara spontan.

Namun, polisi tak memercayai pengakuan Khavari. Polisi lalu membeberkan data dari ponsel milik pria itu yang membuktikan Khavari berada di lokasi kejadian selama 1,5 jam.

Berdasarkan analisa data itu, polisi menduga kuat Khavari memang menunggu Maria lewat di tempat itu sebelum menyergapnya.

Menurut para penyidik, Khavari kemudian menyeret Maria ke balik sesemakan di tepi sungai. Di sanalah Khavari memperkosa dan membunuh gadis itu.

Ahli forensik Stefan Polak mengatakan, dalam proses otopsi mereka menemukan adanya busa berwarna putih di mulut dan paru-paru Maria.

"Kematian disebabkan karena tenggelam," kata Pollak.

Halaman:


Sumber Mirror
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X