Shinzo Abe Ingin Bertemu dengan Kim Jong Un

Kompas.com - 22/03/2018, 16:54 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe disebut ingin bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. AFP/TORU YAMANAKAPerdana Menteri Jepang Shinzo Abe disebut ingin bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

TOKYO, KOMPAS.com - Pemerintah Jepang menyampaikan kepada Korea Utara keinginannya untuk menggelar sebuah pertemuan tingkat tinggi antara Perdana Menteri Shinzo Abe dengan Presiden Kim Jong Un.

Sebuah sumber diplomatik mengatakan Abe ingin menemui Kim guna membahas penyelesaian sejumlah isu di masa lalu, di antaranya terkait kasus penculikan warga Jepang oleh Korea Utara.

Abe juga ingin membicarakan persoalan program pengembangan misil dan nuklir Pyongyang.

Selain itu, Abe juga ingin mengangkat kembali kesepakatan Deklarasi Pyongyang yang ditandatangani kedua negara pada 2002 yang disebut bisa memberi keuntungan pada Korea Utara.


Baca juga: Korsel dan Korut Bakal Gelar Konferensi Tingkat Tinggi April

Keinginan menggelar pertemuan tersebut setelah adanya rencana pertemuan tingkat tinggi antara Kim Jong Un dengan Presiden Korsel Moon Jae In pada bulan April dan Presiden AS Donald Trump pada bulan Mei.

Jepang khawatir dalam dua pertemuan tersebut isu penculikan warganya oleh Korea Utara tidak akan masuk dalam agenda pembahasan. Demikian dilansir Kyodo News, Rabu (21/3/2018).

Jepang dan Korea Utara sebelumnya telah dua kali menggelar pertemuan tingkat tinggi, yakni antara Perdana Menteri Junichiro Koizumi dengan Presiden Kim Jong Il di Pyongyang pada 2002 dan 2004.

Deklarasi Pyongyang 2002 menyebutkan, Jepang akan mengembangkan kerja sama ekonomi dengan Korea Utara setelah hubungan kedua negara kembali normal.

Dalam pertemuan pada 2002, Kim Jong Il telah mengakui adanya penculikan oleh Korea Utara terhadap 13 warga negara Jepang dan delapan di antaranya telah meninggal dunia.

Setelah pertemuan tersebut, Korea Utara mengizinkan lima orang yang diculik untuk kembali ke Jepang pada Oktober 2002. Namun hingga kini tidak ada kemajuan nyata yang dibuat sejak saat itu.

Pyongyang menyebut masalah penculikan telah terselesaikan, namun Tokyo masih menunggu kepastian kembalinya pada korban.

Baca juga: Trump dan Kim Jong Un Bakal Bertemu pada Mei 2018

Awal pekan ini, melalui Menteri Luar Negeri Taro Kono, Jepang telah bertemu secara terpisah dengan Wakil Presiden AS Mike Pence dan juga Menlu Korea Selatan, Kang Kyung Wa.

Dalam pertemuan itu, Kono meminta AS dan juga Korsel untuk dapat membantu meyakinkan Pyongyang agar bersedia mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan Jepang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Kyodo News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X