Trump Bersiap Umumkan Sanksi Baru untuk China

Kompas.com - 22/03/2018, 09:18 WIB
Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, berbicara dalam forum ekonomi. Keduanya menyepakati perdagangan senilai 250 miliar dolar AS atau Rp 3.379 triliun (9/11/2017). Fred Dufour/AFPPresiden AS, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, berbicara dalam forum ekonomi. Keduanya menyepakati perdagangan senilai 250 miliar dolar AS atau Rp 3.379 triliun (9/11/2017).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana untuk mengumumkan sanksi baru kepada China pada Kamis (22/3/2018) waktu setempat.

China dituduh melakukan pencurian kekayaan intelektual dari pelaku usaha AS.

Juru bicara kepresidenan Raj Shah mengatakan kepada AFP, pemerintah AS telah melakukan penyelidikan terhadap upaya pemerintah China untuk memaksa, menekan, dan mencuri teknologi, dan kekayaan intelektual.

Sanksi tersebut diberikan setelah bertahun-tahun perundingan tentang masalah tersebut gagal menghasilkan kesepakatan. Sanksi yang diberikan diperkirakan terkait tarif dagang dan lainnya.

Baca juga : Cerita Zimbabwe Gagal Bayar Utang ke China, hingga Ganti Mata Uang jadi Yuan

Rencana pengumuman sanksi untuk China memicu ketakutan akan terjadinya perang dagang yang lebih luas.

Dilansir dari BBC, negosiator perdagangan ternama AS Robert Lighthizer mengatakan kepada anggota Kongres, AS akan memberikan tekanan maksimum kepada China, di sisi lain juga berdampak minimum kepada konsumen AS.

Menurutnya, melindungi kekayaan intelektual sangat penting bagi perekonomian AS.

"Ini masalah yang sangat penting. Kami pikir mungkin hal penting yang akan dilakukan terkait dengan menyeimbangkan kembali perdagangan," katanya.

AS memiliki bukti bahwa China telah mewajibkan perusahaan untuk menjalin kemitraan lokal ketika masuk ke negaranya, sehingga perusahaan ditekan melakukan transfer teknologi.

Baca juga : Militer China Gelar Uji Coba Tank Tanpa Awak

Selain itu, China diklaim terbukti mengarahkan investasi di AS ke industri strategis dan melakukan serta mendukung serangan siber.

Temuan ini berasal dari peninjauan praktek bisnis dari China yang diperintahkan Trump pada Agustus lalu, dan dijuluki investigasi 301.

Pada bagian 301 Undang-undang Perdagangan, pemerintah AS memiliki kekuatan secara sepihak untuk memberlakukan sanksi kepada negara yang tidak berdagang secara adil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X