Trump kepada MBS: Senjata Ini Harganya seperti Kacang Bagi Anda

Kompas.com - 21/03/2018, 18:34 WIB
Presiden AS Donald Trump memegang papan yang menunjukkan rencana penjualan berbagai senjata ke Arab Saudi saat bertemu Pangeran Mohammed bin Salam di Ruang Oval, Gedung Putih, Rabu (20/3/2018). MANDEL NGANPresiden AS Donald Trump memegang papan yang menunjukkan rencana penjualan berbagai senjata ke Arab Saudi saat bertemu Pangeran Mohammed bin Salam di Ruang Oval, Gedung Putih, Rabu (20/3/2018).
|

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Putra mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman melakukan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Rabu (20/3/2018).

Usai pertemuan empat mata, di hadapan jurnalis Donald Trump membawa foto sejumlah persenjataan buatan Amerika yang dijual ke Arab Saudi.

Foto sederet persenjataan itu oleh Trump kemudian diperlihatkan kepada jurnalis. Di atas deretan foto itu tertera kalimat "12,5 miliar dolar penjualan ke Arab Saudi dalam tahap finalisasi".

Di setiap foto yang menampilkan persenjataan canggih itu tertera harga masing-masing unit yang hendak dijual. Trump kemudian membacakan harga-harga tersebut.

Baca juga : Putra Mahkota Saudi Dapat Sambutan Hangat dari Trump di Gedung Putih

"Tiga miliar dolar, 533 juta dolar, 525...juta dolar," kata Trump sambil menunjuk setiap foto itu.

Lalu, Trump berhenti sejenak sebelum mengarahkan pandangannya kepada Pangeran Mohammed bin Salman.

"Ini seperti membeli kacang bagi Anda," ujar Trump yang disambut tawa Pangeran Mohammed bin Salman.

Dalam kesempatan itu, Trump juga mengkritik pendahulunya Barack Obama yang membuat hubungan AS dan Aran Saudi tak begitu baik.

Trump mencatat, akibat buruknya hubungan kedua negara maka berdampak perekonomian negara yang ujungnya mempengaruhi kebijakan atas lapangan kerja dan perdagangan.

Persenjataan buatan AS dan bantuan militer lainnya membuat Arab Saudi mampu melakukan cara keras di Timur Tengah, temasuk intervensi ke negeri tetangganya, Yaman.

Baca juga : Putra Mahkota Saudi Ingin Memimpin Arab Saudi Sampai Akhir Hayat

Kampanye militer yang sudah berlangsung selama empat tahun itu mengakibatkan lebih dari 10.000 warga sipil negeri termiskin di Jazirah Arab itu tewas.

Perang Yaman  yang berlarut-larut juga menciptakan sebuah krisis kemanusiaan terbesar dalam dekade ini.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X