Israel Terbitkan Larangan Penggunaan Kamera "Drone" di Tepi Barat

Kompas.com - 21/03/2018, 18:21 WIB
Ilustrasi drone yang dilengkapi kamera untuk merekam atau mengambil gambar. THINKSTOCKIlustrasi drone yang dilengkapi kamera untuk merekam atau mengambil gambar.

TEPI BARAT, KOMPAS.com - Otoritas Israel mengeluarkan larangan penggunaan kamera drone di wilayah Tepi Barat. Bagi pelanggar akan diancam dengan hukuman penjara hingga lima tahun.

Dilaporkan media Quds Press, Selasa (20/3/2018), larangan telah diberlakukan sejak awal bulan ini dengan alasan kamera-kamera tersebut telah menimbulkan ancaman terhadap keamanan.

Pengacara asal Palestina, Ashraf Abu Sneineh mengatakan, larangan yang dikeluarkan pihak militer Israel tersebut telah membatasi kebebasan pribadi dan dapat berdampak pada sejumlah besar warga Palestina.

Baca juga: Ketika Drone Buatan Sendiri Jadi Ancaman Militer

Dia menambahkan, hukuman yang diberlakukan juga dianggap berlebihan karena sama dengan sanksi untuk pemilik dan penjual senjata tak berizin.

Selain itu, persyaratan untuk mendapatkan izin memiliki dan menerbangkan kamera drone tersebut termasuk sulit, melihat pada aturan larangan yang diterbitkan militer Israel.

Dalam aturan tersebut, setiap warga Palestina yang pernah dipenjara atau yang anggota keluarganya sedang atau pernah menjalani hukuman penjara tidak akan mendapat izin.

Sementara itu, anggota Serikat Wartawan Palestina, Omar Nazzal menuduh aturan tersebut dikeluarkan otoritas pendudukan Israel dengan menargetkan jurnalis dan para pekerja media Palestina.

Kepada Quds Press, Nazzal mengungkapkan, kamera digunakan secara luas oleh jurnalis Palestina dan adanya larangan tersebut merupakan bagian dari eskalasi Israel pekerja media yang dimulai sejak adanya pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pada Desember lalu.

"Larangan yang dikeluarkan Israel ini akan menjadi bagian dari laporan kami untuk diajukan kepada badan internasional tentang pelanggaran Israel terhadap jurnalis dan media Palestina," kata Nazzal dilansir Middle East Monitor.

Baca juga: AU Filipina Terima 6 Unit Drone dari Amerika Serikat



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X