Putin Menangi Pilpres Rusia, Trump Ucapkan Selamat Lewat Telepon

Kompas.com - 21/03/2018, 09:16 WIB
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT APEC di Danang, Vietnam. Mikhail KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFP Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT APEC di Danang, Vietnam.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengucapkan selamat kepada Presiden Vladimir Putin yang meraih kemenangan besar dalam pemilihan presiden Rusia akhir pekan lalu.

Ucapan selamat yang disampaikan Trump lewat sambungan telepon itu menepis kekhawatiran yang sempat merebak.

Trump mengatakan, kemungkinan bertemu dengan Putin dalam waktu dekat untuk membahas persaingan senjata antara kedua negara, yang menurutnya sudah di luar kendali.

Namun, Kongres AS mengecam Trump karena tidak menentang Putin yang dianggap melemahkan demokrasi di dunia, termasuk tuduhan terhadap Rusia atas campur tangan dalam pemilihan presiden AS pada 2016.

Baca juga : Pemilu Rusia 2018: Pemilu Terakhir Putin?

Sebelumnya, sempat berkembang pertanyaan kenapa Presiden Trump tidak memberi ucapan selamat atas kemenangan yang mengantarkan Putin berkuasa untuk enam tahun lagi.

Pada Senin (19/3/2018), juru bicara Trump, Hogan Gidley, menjelaskan penyebab utama tiadanya ucapan selamat karena Putin dipastikan bakal terpilih kembali sebagai presiden Rusia.

"Kami tidak terkejut dengan hasil pemilihan," kata Gidley, kepada para wartawan di atas pesawat terbang kepresidenan Air Force One.

Gidley mengatakan, AS akan tetap bekerja sama dengan Rusia di sektor-sektor yang memungkinkan kolaborasi antara kedua negara.

"Kami akan mempererat hubungan dengan Rusia dan tentu akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan ketika Rusia mengancam kepentingan kami," jelas Gidley.

"Kami juga akan terus berupaya bekerja sama dengan Rusia di sektor-sektor yang menjadi kepentingan Amerika," tambahnya.

Baca juga : Saat Dunia Terbelah Menyikapi Kemenangan Putin

Aparat penegak hukum di AS saat ini sedang mendalami kemungkinan campur tangan Rusia di pemilihan presiden AS 2016 yang dimenangkan oleh Trump.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X