Kompas.com - 20/03/2018, 11:30 WIB

SEOUL, KOMPAS.com - Latihan militer gabungan berskala besar antara Amerika Serikat dan Korea Selatan akan digelar pada 1 April 2018.

BBC melaporkan, latihan tersebut menjadi titik utama dalam ketegangan di semenanjung Korea. Negara pimpinan Kim Jong Un akan memandangnya sebagai persiapan untuk invasi.

Sebelumnya, Korea Selatan dan AS sepakat untuk menunda latihan militer bernama Foal Eagle karena perhelatan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang.

Foal Eagle merupakan latihan gabungan yang digalang Korsel dan AS setiap tahun. Biasanya mengambil jadwal di Maret.

Baca juga : Kim Jong Un-Petinggi Korea Selatan Capai Kesepakatan yang Memuaskan

Ada sekitar 300.000 personel yang akan terlibat dalam latihan militer gabungan.

Latihan diklaim akan berfokus pada pertahanan dan bukan provokasi terhadap Korea Utara.

"Latihan dijadwalkan mulai 1 April dan akan dilakukan pada skala yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya," tulis siaran pers dari Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Pengumuman ini muncul di tengah upaya diplomatik yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk mengurangi ketegangan di semenanjung Korea.

Awal bulan ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga telah menerima undangan dari Kim Jong Un untuk menggelar perundingan dengan sebuah pertemuan tingkat tinggi.

Korea Utara bahkan menyatakan siap berkomitmen menyerahkan senjata nuklirnya.

Baca juga : Denah Pangkalan Militer AS Terbongkar Gara-gara Aplikasi Joging

Tidak ada rincian lebih lanjut terkait rencana tersebut, dan Korea Utara juga belum memberi tanggapan.

Namun, jika perundingan berlanjut, maka akan menjadi momen pertama kali bagi seorang presiden AS bertemu dengan pemimpin Korea Utara.

Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho sedang berada di Swedia. Kunjungannya itu diasumsikan sebagai persiapan untuk pertemuan AS dan Korea Utara di negara tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.