Seorang Tersangka Meledakkan Diri saat Dikejar Polisi Tunisia

Kompas.com - 19/03/2018, 23:35 WIB
Pasukan khusus Tunisia berjaga saat peringatan serangan teroris di Ben Guerdane pada 7 Maret 2017. AFP/FETHI BELAIDPasukan khusus Tunisia berjaga saat peringatan serangan teroris di Ben Guerdane pada 7 Maret 2017.

TUNIS, KOMPAS.com - Kepolisian Tunisia mengejar dua orang pria di wilayah selatan Ben Guerdane, saat salah satu di antaranya dilaporkan "meledakkan dirinya sendiri".

Insiden pengejaran tersebut terjadi pada Senin (19/3/2018). Bermula dari laporan yang diterima Garda Nasional tentang dua orang tersangka yang menuju wilayah yang berbatasan dengan Libya.

Disampaikan juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Khalifa Chibani, petugas melacak keberadaan para tersangka di wilayah Magroun.

Namun saat proses pengejaran, mendadak salah satu tersangka meledakkan diri.

"Sementara seorang tersangka lainnya dilaporkan membawa senapan serbu jenis Kalashnikov dan melepaskan tembakan ke arah polisi. Akan tetapi tidak ada korba luka," kata Chibani dilansir AFP.

Baca juga: Sekolah Yahudi di Tunisia Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov

Setelah mendapat serangan dari tersangka, petugas membalas tembakan yang berakhir dengan tersangka kedua tewas terkena tembakan petugas.

Dilaporkan hingga kini belum diketahui identitas kedua tersangka.

Tunisia menghadapi pemberontakan sejak terjadinya revolusi pada 2011 dan berada dalam keadaan darurat sejak November 2015, saat aksi bom bunuh diri di ibu kota menewaskan 12 penjaga presiden.

Pada 7 Maret 2016, rangkaian serangan oleh kelompok pemberontak menewaskan 13 anggota petugas keamanan, tujuh warga sipil dan 55 anggota pemberontak.

Perdana Menteri Youssef Chahed bulan ini mengumumkan tanggal 7 Maret sebagai "hari kemenangan melawan terorisme" dan kota Ben Guerdane ditasbihkan sebagai "kota kemenangan melawan terorisme".

Tunisia menjadi salah satu negara yang banyak warganya bergabung dengan kelompok teroris dan berperang di wilayah konflik, seperti Irak, Suriah dan Libya.

Baca juga: Peluncuran Stasiun Radio Khusus Gay di Tunisia Tuai Kecaman

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X