Kompas.com - 19/03/2018, 21:01 WIB

ELORZA, KOMPAS.com - Di tengah hiperinflasi yang merajalela serta kelangkaan uang, sebuah kota di barat Venezuela melakukan terobosan.

Diberitakan BBC Senin (19/3/2018), Elorza, kota yang berbatasan dengan Kolombia, menciptakan mata uang yang diberi nama Elorza.

Wali Kota Elorza, Solfreddy Solorzano berkata, Elorza diciptakan bagi masyarakat yang tidak mempunyai Bolivar untuk dibelanjakan.

"Jadi, kami menciptakan mata uang dengan dua denominasi. Sejauh ini, kami telah menjual 2 miliar bolivar," kata Solorzano.

Baca juga : Hiperinflasi, Harga Sepotong Daging di Venezuela Mencapai Jutaan Bolivar

BBC memberitakan, dalam pecahan uang 100.000 Elorza, terdapat gambar pahlawan kemerdekaan lokal, Jose Andres Elorza yang juga diabadikan sebagai nama kota.

Pengusaha lokal bernama Canuto Garcia berujar, ide menggunakan Elorza muncul setelah mereka mendengar, perdagangan di kota tetangga terganggu karena kurangnya Bolivar.

"Dengan adanya Elorza, kami bisa sekadar membeli manisan, atau daging untuk membuat barbekyu," kata pengusaha bidang peternakan tersebut.

Untuk membeli Elorza, warga ataupun pengunjung harus datang ke kantor wali kota, dan membelinya dengan menyerahkan Bolivar atau sistem debit.

Petugas bakal mematok biaya komisi sebesar delapan persen dari jumlah Elorza yang diminta.

Meski begitu, jika Elorza tersebut tidak habis dibelanjakan, warga bisa mengembalikannya, dan mendapatkan Bolivar dengan jumlah yang sama.

Elorza bukan wilayah pertama di Venezuela yang menciptakan mata uang sendiri buntut hiperinflasi yang mencapai 6.000 persen pada Februari lalu.

Desember 2017, sebuah kota bernama El Panal di Caracas menerbitkan kertas dengan nama Panales, dan bisa digunakan untuk membeli beras untuk makan.

Di pasar gelap, dua miliar Bolivar setara dengan 9.000 dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 123,9 juta.

Baca juga : Mata Uang Venezuela Tak Berharga, Uang Kertas Diubah Jadi Barang Kerajinan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BBC
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.