Foto Korban Kamp Konsentrasi Nazi Jerman di Auschwitz Dipublikasikan

Kompas.com - 18/03/2018, 16:21 WIB
Inilah Czeslawa Kwoka, remaja 14 tahun dari Polandia yang menjadi korban kamp konsentrasi Nazi Jerman di Auschwitz yang meninggal pada Maret 1943. Tampak kanan adalah foto asli Kwoka, sedangkan kiri merupakan hasil tambahan warna yang dilakukan seniman asal Brasil bernama Marina Amaral. www.marinamaral.comInilah Czeslawa Kwoka, remaja 14 tahun dari Polandia yang menjadi korban kamp konsentrasi Nazi Jerman di Auschwitz yang meninggal pada Maret 1943. Tampak kanan adalah foto asli Kwoka, sedangkan kiri merupakan hasil tambahan warna yang dilakukan seniman asal Brasil bernama Marina Amaral.

WARSAWA, KOMPAS.com - Sebuah foto memilukan tentang korban Nazi Jerman selama Perang Dunia II dirilis oleh Museum Auschwitz di Polandia.

Diwartakan Daily Mirror Minggu (18/3/2018), Marina Amaral, seorang ahli warna asal Brasil, berhasil memberi pewarnaan terhadap foto hitam putih Czeslawa Kwoka.

Kwoka adalah remaja perempuan Polandia yang dimasukkan ke kamp konsentrasi Auschwitz ketika usianya masih 14 tahun pada Desember 1942.

Datang dari desa bernama Wolka Zlojecka, Kwoka ditempatkan di Auschwitz bersama 318 perempuan lain, termasuk ibunya Katarzyna.

Dia meninggal pada Maret 1943 setelah dibunuh menggunakan suntikan phenol di jantungnya. Adapun Katarzyna dibunuh sebulan sebelum Kwoka.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Sekutu Bebaskan Kamp Konsentrasi Dachau

Dalam foto yang dipublikasikan, terlihat Kwoka baru saja mengalami penyiksaan oleh penjaga kamp Auschwitz sebelum dipotret.

Selain rambutnya yang dipotong pendek asal-asalan, di bibir Kwoka terlihat luka sobekan tanda bahwa dia mengalami siksaan yang memilukan.

Wilhelm Brasse, seorang penyintas yang memfoto langsung Kwoka, bercerita mengenai interaksinya dengan remaja malang tersebut.

Brasse berkata, Kwoka sangat ketakutan karena dia tidak tahu apa kesalahannya sehingga dia ditempatkan di Auschwitz.

Dia juga tidak bisa berbahasa Jerman, yang membuatnya tidak memahami apa yang penjaga tahanan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X