Dalam Sepekan, 23 Diplomat Inggris Sudah Harus Keluar dari Rusia

Kompas.com - 17/03/2018, 16:33 WIB
Duta Besar Inggris untuk Rusia, Laurie Bristow, tiba di kantor Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskwa, Selasa (13/3/2018). AFP/ALEXANDER NEMENOVDuta Besar Inggris untuk Rusia, Laurie Bristow, tiba di kantor Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskwa, Selasa (13/3/2018).

MOSKWA, KOMPAS.com - Pemerintah Rusia telah secara resmi mengumumkan memerintahkan kepada 23 diplomat Inggris untuk segera meninggalkan wilayah negaranya.

Keputusan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Rusia pada Sabtu (17/3/2018), setelah sebelumnya memanggil duta besar Inggris, Laurie Bristow untuk menghadap.

"Sebanyak 23 staf diplomatik kedutaan besar Inggris di Moskwa telah dinyatakan sebagai persona non grata (orang yang tidak diinginkan) dan diminta segera meninggalkan Rusia dalam sepekan," tulis pernyataan kementerian, dikutip AFP.

Baca juga: Aksi Balasan, Rusia Bakal Usir Diplomat Inggris

Ditambahkan kementerian, langkah pengusiran tersebut diambil sebagai tanggapan atas keputusan Inggris yang dipandang provokatif dengan lebih dulu mengeluarkan staf diplomatik mereka.

Selain itu, Inggris dianggap telah melakukan tuduhan yang tidak berdasar dengan menyebut Rusia sebagai pihak di belakang insiden racun syaraf terhadap mantan agen ganda Sergei Skripal dan putrinya Yulia, di Salisbury pada 4 Maret.

Inggris menyebut racun yang digunakan pada mantan agen ganda tersebut dikembangkan pada masa Uni Soviet.

Selain mengeluarkan para staf diplomatik Inggris dari Rusia, Moskwa juga memerintahkan penghentian segala aktivitas organisasi internasional bidang pendidikan dan kebudayaan, British Council di wilayah negaranya.

"Perintah penghentian tersebutkarena status organisasi itu yang tidak diatur di Rusia," kementerian luar negeri menerangkan.

Kementerian juga memperingatkan kepada Inggris, setiap tindakan tak bersahabat yang ditujukan kepada Rusia, maka Moskwa berhak melakukan tindakan balasan yang sesuai.

Baca juga: Inggris Umumkan Usir 23 Diplomat Rusia



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X