Kompas.com - 16/03/2018, 23:26 WIB

JENEWA, KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan pada Jumat (16/3/2018), kebutuhan anggaran hingga 951 juta dolar AS (sekitar Rp 13 triliun) untuk mengurus pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Selain itu, PBB juga menekankan pada pentingnya upaya untuk tetap menjamin keamanan para pengungsi yang akan dipulangkan ke Myanmar.

PBB menyebut, dana hampir 1 miliar dolar AS itu diperlukan untuk merawat sekitar satu juta pengungsi muslim Rohingya di Bangladesh hingga akhir 2018 mendatang.

Baca juga: Myanmar Hanya Izinkan 374 Pengungsi Rohingya untuk Dipulangkan

Kepala Badan Pengungsi PBB, Filippo Grandi mengatakan, tindakan yang paling mendesak adalah memobilisasi bantuan untuk menyelamatkan nyawa para pengungsi.

Grandi mengakui, dibutuhkan waktu yang sangat lama sebelum seluruh pengungsi Rohingya bisa kembali ke kampung halaman mereka di negara bagian Rakhine di Myanmar. Bahkan saat masih adanya ancaman terhadap keselamatan mereka setelah kembali.

Namun menurut Grandi, penting untuk terus berupaya dan tidak berhenti memperjuangkan pemulangan para pengungsi yang ingin kembali.

"Saya berpikir tetap sangat penting untuk berbicara tentang hak pengungsi Rohingya untuk kembali," kata Grandi dilansir AFP.

Bangladesh dan Myanmar telah mencapai kesepakatan pemulangan pengungsi Rohingya pada November lalu dan menjadwalkan prosesnya dimulai pada Januari.

Tapi hingga kini, proses pemulangan belum terlaksana karena masih ada sejumlah kendala yang harus diatasi.

Grandi menyadari kondisi yang belum aman untuk proses pemulangan dan diskusi masih terus dilakukan oleh kedua pemerintahan.

"Kita harus mengambil langkah satu per satu," ujarnya.

Baca juga: Militer Myanmar Diduga Bangun Markas di Tanah Etnis Rohingya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.