Polisi Perancis Buru Kakak Putra Mahkota Saudi karena Kasus Penyiksaan

Kompas.com - 16/03/2018, 15:46 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman, putra mahkota baru Kerajaan Arab Saudi. Arab NewsPangeran Mohammed bin Salman, putra mahkota baru Kerajaan Arab Saudi.

PARIS, KOMPAS.com - Kepolisian Perancis dilaporkan mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada seorang putri Arab Saudi.

Dikabarkan AFP Kamis (15/3/2018), surat itu dikeluarkan kepada Putri Hassa bint Salman setelah dia dituduh menganiaya seorang pekerja.

Putri Hassa merupakan kakak dari putra mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun.

Sumber internal yang menangani kasus tersebut berkata, surat penangkapan terhadap Hassa sudah diterbitkan sejak akhir Desember 2017.

Kasus itu terjadi pada September 2016 di apartemen supermahal Hassa di Avenue Foch, kawasan di sebelah barat Paris.

Baca juga : Putra Mahkota Saudi Sembunyikan Ibunya dari Raja Salman dan Publik

Pekerja yang dianiaya itu bercerita, awalnya dia tengah melakukan perbaikan di apartemen Hassa, dan bermaksud mengambil foto dokumentasi sebagai tanda pekerjaannya telah selesai.

Namun, Hassa yang marah menuduhnya telah mengambil foto untuk dijual ke media massa, dan memerintahkan pengawalnya menyiksa pekerja tersebut.

"Bunuh dia! Dia tidak layak untuk hidup!" teriak Hassa kepada pengawalnya seperti dilaporkan oleh majalah Le Point.

Pekerja itu akhirnya memang dibebaskan beberapa jam kemudian. Namun, seluruh peralatannya disita.

Pekerja tersebut mengalami luka parah, hingga tidak masuk bekerja selama delapan hari.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X