Kompas.com - 15/03/2018, 20:11 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amrika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan berbohong kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Diwartakan The Washington Post Rabu (14/3/2018), dalam acara malam penggalangan dana di Missouri, Trump berkata kalau dia sempat bertemu dengan Trudeau.

Dalam pembicaraan mereka, Trudeau mengatakan kalau Kanada dan AS tidak mengalami defisit dalam perdagangan.

"Pria yang baik dan tampan. Namun, saya berkata 'Tidak Justin, kita punya'. Padahal, saya bahkan tidak tahu apakah benar-benar ada," kata Trump.

Baca juga : Gugatan Melawan Trump, Bintang Porno Ini Galang Donasi

Dalam rekaman yang diterima The Post, Trump bercerita kalau Trudeau begitu bersikeras bahwa mereka tidak punya neraca minus dalam perdagangan.

Trump lalu memanggil akuntannya dan akuntan Trudeau untuk menghitung apakah tidak ada defisit dalam perdagangan kedua negara.

"Memang benar, tidak ada defisit. Namun, itu karena kedua negara tidak menyertakan energi dan kayu," beber pemimpin 71 tahun tersebut.

Jika dua komponen itu dimasukkan, Trump berkata kalau AS merugi hingga 17 miliar dolar AS, sekitar Rp 233,7 triliun, per tahunnya.

Kenyataan tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Kantor Perdagangan AS, bahwa hubungan dagang mereka dengan sekutu dari utara itu malah surplus.

Rekaman pembicaraan Trump itu langsung membuat netizen di Twitter berang. Suami Melania Trump itu dianggap tidak mempunyai beban ketika berbohong kepada Trudeau.

"Hal yang sangat lucu adalah Trump berpikir kalau Trudeau tidak tahu bahwa dia sedang berbohong," kata akun bernama Saint Cats dilansir Russian Today.

"Saya sangat yakin Trudeau dan pemimpin dunia lainnya tahu kalau Trump merupakan ahli berbohong," tambah akun bernama Jeet Heer.

The Post melaporkan, pada tahun pertamanya menjabat, Trump tercatat membuat 2.140 klaim palsu ataupun menyesatkan.

Baca juga : Bayi di Afghanistan Ini Diberi Nama Donald Trump

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.