Kompas.com - 15/03/2018, 18:56 WIB

LIMA, KOMPAS.com - Tiga turis asal Eropa diusir dari situs bersejarah di Machu Picchu, Peru, pada Rabu (14/3/2018), karena melakukan tindakan tidak pantas.

Dilaporkan pihak kepolisian, ketiga turis tersebut diusir setelah aksi mereka yang berfoto membelakangi kamera dengan latar belakang benteng Inca Machu Picchu yang berada di pegunungan Andes, di Peru.

Yang menjadi masalah, ketiganya berfoto dengan celana yang diturunkan dan bagian punggung serta pantat terlihat jelas.

Ketiga turis tersebut berasal dari negara yang berbeda. Tidak disebutkan nama ketiganya, namun seorang turis berpaspor Jerman berusia 21 tahun, sementara dua lainnya turis berkewarganegaraan Swiss berusia 24 tahun dan turis asal Belanda berusia 26 tahun.

Baca juga: Mulai Juli 2017, Ini Peraturan Baru Sebelum Masuk Machu Picchu

Tidak dijelaskan apakah ketiganya saling mengenal, namun mereka diusir dari lokasi situs pada Selasa (13/3/2018).

"Tiga turis itu menurunkan celana mereka dan memperlihatkan pantat mereka saat berfoto," kata petugas polisi Martin Flores kepada AFP.

"Tindakan tersebut sangat tidak dibenarkan. Sesuai dengan peraturan setempat yang berlaku maka ketiganya langsung diusir dari lokasi situs. Namun mereka tidak ditahan," tambahnya.

Otoritas berwenang Peru menganggap tindakan menanggalkan pakaian di Machu Picchu sebagai tindakan yang tidak sopan.

Kementerian Kebudayaan Peru kembali menegaskan pada Juni 2014 peraturan yang melarang ketelanjangan di situs warisan budaya dunia itu setelah semakin banyaknya pengunjung yang mengambil foto dengan pose yang menyinggung dan tidak pantas.

Bangunan benteng Inca Machu Picchu dibangun pada abad ke-15 yang didirikan di atas wilayah pegunungan dan menyatu dengan dedaunan lebat di sekitarnya.

Baca juga: Berpose Telanjang di Machu Picchu, Turis Inggris Ditangkap

Situs tersebut baru ditemukan kembali pada 1911 oleh penjelajah asal Amerika, Hiram Bingham dan kini menjadi salah satu permata bagi industri pariwisata Peru.

Benteng bersejarah yang terletak 74 kilometer dari Cusco, beka ibu kota kekaisaran Inca di tenggara Peru itu diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO sejak 1983.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.