Bayi di Afghanistan Ini Diberi Nama Donald Trump

Kompas.com - 15/03/2018, 13:25 WIB
Inilah Donald Trump, bayi berusia 18 bulan yang berasal dari Afghanistan. Namanya terinspirasi dari Presiden ke-45 Amerika Serikat. Sky News/Radio Free EuropeInilah Donald Trump, bayi berusia 18 bulan yang berasal dari Afghanistan. Namanya terinspirasi dari Presiden ke-45 Amerika Serikat.

KABUL, KOMPAS.com - Sering kali, seorang ayah bakal memberi nama kepada sang anak sesuai dengan sosok yang diidolakannya.

Hal yang sama juga berlaku di Provinsi Daykundi, Afghanistan. Seorang pria bernama Sayed Assadullah memberi nama kepada anaknya yang kemudian menjadi viral.

Diberitakan oleh Radio Free Europe via Sky News Kamis (15/3/2018), Assadullah memutuskan menamai anaknya Donald Trump.

Dia mengaku sangat memfavoritkan Presiden ke-45 Amerika Serikat tersebut. Baginya, Trump adalah sosok yang sangat berkualitas.

Diberitakan New York Times, semuanya berawal ketika Assadullah, yang berasal dari keluarga miskin, tengah menamatkan kuliahnya.

Baca juga : Trump Ingin Militer AS Bentuk Pasukan Antariksa

Assadullah kebetulan membaca buku Trump, dan langsung merasa bahwa pemimpin berusia 71 tahun tersebut merupakan panutan.

"Dia penulis dan politisi yang bagus, sangat serius, serta sukses sebagai seorang pengusaha," kata Assadullah.

Keputusannya untuk memberi nama Donald Trump kepada sang anak semakin kuat. Itu setelah Assadullah melihat Trump mempunyai rambut pirang, persis seperti Trump AS.

"Kami berharap, dengan memberi anak kami Donald Trump, dia bakal sukses di masa depan," beber Assadullah.

Inilah akta yang memperlihatkan nama Donald Trump. Seorang bayi berusia 18 bulan asal Afghanistan.Sky News/Radio Free Europe Inilah akta yang memperlihatkan nama Donald Trump. Seorang bayi berusia 18 bulan asal Afghanistan.

Namun, ada harga yang harus dibayar Assadullah karena memberi nama anaknya dengan mantan pembawa drama realitas The Apprentice itu.

Hubungan Assadullah dengan keluarga besarnya renggang setelah ayahnya, Khuda Dad, sangat menentang nama tersebut.

Awalnya, keluarganya mengira Assadullah hanya bercanda. Namun, amarah mereka seketika memuncak setelah tahu kalau dia begitu serius dengan pilihannya.

"Ayah saya gampang marah. Katanya, bagaimana mungkin saya memberi nama anak saya dengan begitu menggelikan," ungkap Assadullah.

Selain itu, dia dianggap melanggar tradisi yang ada di Afghanistan. Biasanya, nama pertama menjadi hak prerogatif sang kakek.

Assadullah, yang didukung istrinya Jamila, memutuskan menentang ayahnya, dan pindah ke Kabul.

"Ayah saya berkata kalau dia tidak bisa menerima anak saya bernama Donald Trump. Jadi, saya berpikir lebih baik saya pindah," tukas Assadullah.

Baca juga : Trump Pecat Menteri Luar Negerinya



Sumber Sky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X