Erdogan: Tentara Turki Segera Kepung Seluruh Kota Afrin

Kompas.com - 14/03/2018, 20:11 WIB
Anggota pasukan pemberontak Suriah yang didukung Turki melancarkan serangan ke arah pasukan Kurdi di perbatasan kota Jandairis, barat Afrin, pada Kamis (8/3/2018). AFP/OMAR HAJ KADOURAnggota pasukan pemberontak Suriah yang didukung Turki melancarkan serangan ke arah pasukan Kurdi di perbatasan kota Jandairis, barat Afrin, pada Kamis (8/3/2018).
|

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap pasukannya akan sepenuhnya mengepung kota Afrin pada Rabu (14/3/2018) malam.

Keterangan kantor kepresidenan Turki ini mengoreksi pernyataan Erdogan sebelumnya yang menyebut kota yang dikuasai Kurdi-Rusia akan jatuh pada Rabu malam.

"Dalam pidato presiden kalimat 'saya harap Afrin akan jatuh pada Rabu malam' harus dipahami sebagai 'sepenuhnya dikepung pada Rabu malam'," ujar sumber di kantor kepresidenan Turki.

Sebelumnya, dalam pidato di Istana Kepresidenan Ankara, Erdogan menyebut kota Afrin akan jatuh ke tangan tentara Turki dan sekutu Suriahnya.

aca juga : Erdogan Klaim Turki Lumpuhkan 3.213 Milisi di Afrin

"Kita sudah semakin dekat ke Afrin. Saya harap Afrin, dengan seizin Tuhan, akan sepenuhnya jatuh pada Rabu malam," kata Erdogan.

Namun, pernyataan Erdogan itu disebut sebagai mimpi di siang bolong oleh seorang juru bicara YPG.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Afrin, adalah kota yang menjadi target serangan tentara Turki selama tujuh pekan belakangan lewat Operasi Dahan Zaitun yang digelar sejak 20 Januari lalu.

Tujuan operasi militer ini adalah mengusir pasukan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) dari kota yang terletak di wilayah utara Suriah itu.

Turki menganggap YPG sebagai sebuah kelompok teroris dan bagian dari gerakan militan Kurdi yang memberontak selama beberapa dekade di Turki.

Namun, di sisi lain YPG merupakan sekutu utama Amerika Serikat dalam memerangi ISIS di Suriah dan operasi militer Turki ini meningkatkan ketegangan antara Ankara dengan Washington dan Eropa.

Baca juga : Turki Minta AS Cegah Pasukan Aliansi Suriah Menuju Afrin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.