Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 14/03/2018, 16:23 WIB

"Israel tetap akan menjadi tempat perlindungan bagi para pengungsi sejati dan akan mengeluarkan para penyusup ilegal," tambahnya.

Juru bicara Otoritas Penduduk, Sabine Hadad, mengatakan sebagian dari para pencari suaka itu sepakat meninggalkan Israel dengan uang saku dan tiket menuju Uganda atau Rwanda. Sebagian lainnya memilih pergi secara individu.

Hadad menambahkan, persidangan yang digelar Otoritas Penduduk telah menetapkan 300 pencari suaka tidak memenuhi persyaratan untuk tinggal di Israel dan harus memilih deportasi atau penjara.

Sedangkan 480 orang pencari suaka dibebaskan dan mendapat visa sementara.

Namun mereka dikenai aturan pembatasan geografis yang melarang mereka tinggal di tujuh kota dengan jumlah pencari suaka tertinggi, yakni Tel Aviv, Netanya, Eilat, Bnei Barak, Petah Tikvah, Ashdod, dan Yerusalem.

Baca juga: Menolak Dideportasi, Ratusan Migran Afrika di Israel Mogok Makan

Selama 2018, sebanyak 398 imigran Eritrea dan 49 dari Sudan sepakat untuk meninggalkan Israel dengan uang saku.

Di antara mereka, 102 orang kembali ke negara asal atau setuju dikirim ke Uganda dan Rwanda, sementara lainnya dimukimkan kembali di negara lain yang tidak disebutkan.

Holot awalnya dibuka untuk mendorong para imigran ilegal meninggalkan Israel jika tidak ingin menjalani penahanan.

Tetapi setelah mendapat desakan dari Organisasi Hak Asasi Manusia, diatur bahwa seorang imigran tidak boleh ditampung di Holot selama lebih dari 12 bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke