Kompas.com - 14/03/2018, 10:31 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginginkan agar militer membentuk pasukan luar angkasa, sehingga menambahkan kekuatan Pentagon saat ini.

Pada Selasa (13/3/2018), Trump berbicara di depan tentara, di Miramar Marine Corps Air Station, dekat San Diego, dan melontarkan ide mengenai 'Space Force'.

Menurutnya, cabang militer baru tersebut akan menjadi pekerjaan luar biasa yang dilakukan militer dan pemerintah dalam pertahanan di antariksa.

"Strategi nasional baru saya terkait ruang angkasa yang juga merupakan wilayah perang, seperti darat, udara, dan laut," katanya.

Baca juga : Penuhi Keinginan Trump, Pentagon Gelar Parade Militer pada 11 November

"Kita mungkin bisa memiliki pasukan luar angkasa. Kita sudah punya angkatan udara, dan kita akan punya pasukan luar angkasa," ucapnya.

Ide pembentukan pasukan luar angkasa pernah disodorkan oleh parlemen AS.

Tahun lalu, beberapa anggota parlemen juga mendorong penerbitan undang-undang di Kongres yang memasukkan ketentuan untuk membentuk cabang baru militer, Space Corps.

Namun, hingga kini belum jelas apakah Space Force benar-benar akan diwujudkan mengingat gagasan tersebut sejalan dengan fokus militer AS untuk mempertahankan dominasi di luar angkasa.

Dominasi ini telah terancam oleh China dan Rusia sehingga AS harus menyesuaikan diri.

Baca juga : Usai Dipecat, Tillerson Tak Ucapkan Terima Kasih kepada Trump

"Sama seperti aset nuklir yang mengalangi agresi dengan meyakinkan musuh potensial bahwa tidak ada gunanya serangan tersebut, kita harus mempertahankan postur ruang angkasa yang mengkomunikasikan pesan strategis yang sama," kata Wakil Komando Strategis AS Charles A Richard.

"Kita harus siap untuk berperang dan memenangkannya di semua wilayah, termasuk ruang angkasa," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SPACE.COM,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.