Kompas.com - 13/03/2018, 23:44 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia telah secara resmi meminta kepada Australia untuk berperan dalam memeriksa puing-puing dan sisa-sisa jenazah penumpang jika reruntuhan pesawat MH370 ditemukan dalam beberapa minggu mendatang.

"Kami sudah berbicara dengan Pemerintah Australia dan proses diskusi sedang berlangsung," kata Pemimmpin Tim Tanggap MH370 Azharuddin Abdul Rahman.

Pada 2014, Malaysia menandatangani nota kesepahaman agar Biro Keselamatan Transportasi Australia memimpin penyelidikan, dan Kepolisian Federal Australia melaksanakan pekerjaan mengidentifikasi korban bencana tersebut.

Baca juga: Upaya Pencarian MH370 Dijadwalkan Berakhir Pertengahan Juni

Namun kesepakatan tersebut telah berakhir dan Malaysia ingin mengaktifkan kembali kesepakatan tersebut.

Program PM ABC mendapatkan salinan pengarahan dari rencana pemulihan reruntuhan oleh tim investigasi resmi MH370.

Salinan arahan ini menetapkan daftar prioritas barang-barang yang diinginkan oleh penyidik dan beberapa perkiraan operasi selama tiga bulan yang berbasis di Perth, Australia Barat.

Data penerbangan dan perekam suara kokpit berada di bagian atas dari daftar itu.

Menyusul bagian kokpit pesawat, kompartemen kargo, dan komponen avionik serta peralatan satelit dari lengkungan yang terdapat di bawah bagian kokpit.

ABC telah diberitahu bahwa jika kedua kotak hitam tidak ditemukan, penyidik masih dapat mengumpulkan beberapa atau semua cerita tentang saat-saat terakhir MH370 dari berbagai bagian pesawat yang memberi umpan data ke kedua kotak hitam tersebut.

Namun di antara item yang paling sensitif dalam daftar prioritas yang ingin ditemukan dalam penyelidikan ini adalah sisa-sisa tubuh penumpang dan awak MH370.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Malaysia Airlines MH370 Dinyatakan Hilang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.