Teror Ledakan Sambut Kunjungan Perdana Menteri Palestina ke Gaza - Kompas.com

Teror Ledakan Sambut Kunjungan Perdana Menteri Palestina ke Gaza

Kompas.com - 13/03/2018, 19:54 WIB
Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah (dua dari kanan) dikawal ketat saat tiba di Gaza, Selasa (13/3/2018).AFP/MAHMUD HAMS Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah (dua dari kanan) dikawal ketat saat tiba di Gaza, Selasa (13/3/2018).

GAZA, KOMPAS.com - Rombongan konvoi Perdana Menteri Palestina tiba di Jalur Gaza pada Selasa (13/3/2018). Namun kunjungan yang langka tersebut justru disambut dengan teror bom yang meledak dan melukai tujuh orang.

Ledakan tersebut diyakini memang menargetkan rombongan konvoi Perdana Menteri Rami Hamdallah. Turut dalam rombongan ada kepala intelijen Palestina Majid Faraj. Beruntung keduanya tidak mengalami luka akibat ledakan.

Dilansir dari AFP, sumber petugas keamanan menyebutkan, bersamaan dengan terjadinya ledakan, rombongan konvoi juga sempat ditembaki oleh kelompok tak dikenal.

Baca juga: Warga Palestina Siapkan Demonstrasi Tenda di Perbatasan Gaza-Israel

Meski sempat diancam ledakan bom, namun Perdana Menteri Hamdallah tetap hadir dalam pembukaan pabrik pengolahan limbah di kawasan tersebut walaupun tidak lama setelahnya segera mengakhiri kunjungan.

Pernyataan resmi yang dirilis media Palestina mengatakan Presiden Mahmoud Abbas memandang serangan dan teror terhadap konvoi perdana menteri tersebut sebagai tindakan pengecut.

Abbas turut menyebut kelompok Hamas bertanggung jawab atas serangan itu, meskipun belum ada pihak yang mengklaim serangan yang melukai petugas dan juga warga sipil tersebut.

Insiden ledakan terjadi tak lama setelah rombongan konvoi perdana menteri meninggalkan wilayah otoritas Palestina dan mulai memasuki wilayah yang dikuasai Hamas.

Sementara pejabat Kementerian Dalam Negeri Hamas mengkonfirmasi terjadinya ledakan. Namun mereka membantah berada di belakang serangan tersebut dan mengumumkan telah menahan tiga orang tersangka.

Dalam pernyataannya, Hamas mengecam serangan dan menyebut pihak yang bertanggung jawab sama dengan yang telah membunuh seorang tokoh senior Hamas, Mazen Faqha.

Baca juga: Pusat Layanan Kesehatan dan Rumah Sakit di Gaza Segera Dibuka Kembali

Hamas selama ini menyebut Israel ada di balik pembunuhan terhadap Faqha. Hamas pun mengkritik tuduhan Presiden Abbas dengan menyebutnya telah mewujudkan tujuan dari pelaku sebenarnya.

Kunjungan perdana menteri Palestina ke Gaza dilakukan di tengah goyahnya upaya rekonsiliasi antara kelompok Hamas dengan partai Fatah yang dipimpin Abbas.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X