Kompas.com - 13/03/2018, 17:07 WIB

KATHMANDU, KOMPAS.com - Teka-teki penyebab jatuhnya Pesawat milik maskapai Bangladesh US-Bangla Airlines di Bandara Tribhuvan Kathmandu, Nepal, mulai terjawab.

Seperti diberitakan CNN Senin (12/3/2018), General Manager Bandara Tribhuvan Raj Kumar Chhetri berkata, pesawat tersebut salah mendarat.

Chhetri menjelaskan, otoritas bandara sebenarnya sudah memberi izin kepada pesawat untuk mendarat dari sisi selatan landasan pacu.

"Entah kenapa, mereka memutuskan untuk mendarat di sisi sebelah utara landasan. Saat ini kami masih menyelidikinya," beber Chhetri.

Kotak hitam pesawat, yang berisi rekaman suara pilot serta data penerbangan, dilaporkan berhasil diselamatkan.

Baca juga : 49 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Kathmandu

Sementara itu, seorang saksi mata bernama Amanda Summers bercerita, pesawat bernomor penerbangan BS 211 tersebut itu terbang terlalu rendah.

Warga negara Amerika Serikat (AS) yang tinggal di Kathmandu berkata, dia melihat pesawat tersebut ketika berada di atas atap rumahnya.

"Saya mengira, pesawat itu terbang rendah karena adanya awan tebal di hadapannya," beber Summers.

Namun, pesawat tersebut tiba-tiba berubah haluan sangat cepat dan menuju ke arah rumah Summers, sebelum kembali kehilangan ketinggian dan jatuh.

"Saat itu saya sempat melihat percikan kecil. Namun, muncul percikan kedua yang jauh lebih besar. Berikutnya, yang saya lihat hanya asap hitam," tutur Summers.

Halaman:
Sumber CNN


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.