Kompas.com - 12/03/2018, 23:21 WIB

Pemerintah Irak telah mengumumkan berakhirnya perang melawan ISIS dengan kemenangan pada Desember 2017. Hal itu ditandai dengan pasukan pemerintah, dari tentara, kepolisian, dan paramiliter yang telah menguasai perbatasan Irak-Suriah.

Namun pada pertengahan Februari lalu, ISIS juga mengklaim bertanggung jawab atas tewasnya 27 orang di wilayah Hawija di provinsi Kirkuk.

Baca juga: Rilis Video Propaganda, ISIS Ajak Pendukungnya Datang ke Afghanistan

Serangan itu menjadi yang paling mematikan sejak dikuasainya wilayah itu oleh pasukan Irak pada Oktober.

Para pakar maupun pemerintah meyakini, para sisa-sisa anggota ISIS yang bersembunyi masih dapat melakukan serangan,  bahkan dikhawatikan masih memiliki kemampuan untuk merebut wilayah perbatasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.