Kompas.com - 12/03/2018, 20:21 WIB
Dalam foto di sebelah kiri terlihat kasur-kasur tipis digelar untuk digunakan para pangeran yang ditangkap. Foto sebelah kanan adalah Pangeran Alwaleed bin Talal, salah satu pangeran yang ditangkap. TelegraphDalam foto di sebelah kiri terlihat kasur-kasur tipis digelar untuk digunakan para pangeran yang ditangkap. Foto sebelah kanan adalah Pangeran Alwaleed bin Talal, salah satu pangeran yang ditangkap.

RIYADH, KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi telah mengumpulkan harta tebusan para tersangka kasus korupsi sebesar 106,7 miliar dolar AS, atau Rp 1.469,2 triliun.

Namun, muncul cerita miring cara yang digunakan otoritas penegak hukum Saudi dalam usaha untuk menyita aset para pangeran yang diduga melakukan korupsi.

Dalam laporan yang dibeberkan New York Times Minggu (11/3/2018) via Al Jazeera, otoritas Saudi dikabarkan menyiksa para terduga pelaku korupsi.

The Times mendapatkan data tersebut dari melakukan wawancara dengan kerabat para terduga pelaku korupsi.

"Hak tidur para tahanan dirampas. Mereka sering diikat dan diinterogasi dengan kepala mereka ditutupi kain," ujar The Times dalam reportasenya.

Baca juga : Arab Saudi Bentuk Unit Khusus untuk Berantas Korupsi

Akibat penyiksaan tersebut, 17 orang terduga pelaku harus dirawat di rumah sakit, sementara seorang jenderal dikabarkan tewas selama penahanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saksi mata yang melihat langsung berkata, kondisi jenazah Mayor Jenderal Ali al-Qahtani sangat mengenaskan.

"Selain mengalami patah tulang leher, di tubuhnya ditemukan banyak luka memar serta bekas terbakar seperti habis disetrum," ulas The Times.

Selain itu, kerabat para terduga pelaku juga bercerita, mereka dipaksa mengenakan alat pencari di mata kaki mereka.

Selama interogasi, aparat terus memaksa mereka agar menandatangani serangkaian dokumen yang berisi pernyataan penyerahan aset kepada pemerintah.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.