Kompas.com - 12/03/2018, 18:08 WIB
|

BEIJING, KOMPAS.com - Menggunakan pengobatan alternatif untuk menyembuhkan penyakit banyak dilakukan di berbagai belahan dunia.

Salah satunya seorang perempuan asal China yang lima tahun lalu menyantap lima kodok hidup dengan harapan bisa menyembuhkan penyakit rematiknya.

Namun, setelah menelan lima kodok itu perempuan tersebut malah mengalami rasa sakit menahun yang kemudian diketahui berasal dari seekor cacing pita di payudaranya.

Kisah ini berawal pada 2013 ketika seorang perempuan asal Jiaxing di wilayah timur China menderita rematik yang tak kunjung sembuh.

Baca juga : Masih Bisa Melompat-lompat, Kodok Tanpa Wajah Bingungkan Para Peneliti

Kemudian dia mendapat informasi dari kerabatnya untuk mencoba pengobatan tradisional yaitu dengan cara menyantap lima kodok hidup yang diyakini memiliki khasiat untuk menghilangkan rematik.

Situs berita Kankanews.com pada Senin (12/3/2018) mengabarkan, usai mengikuti saran tersebut, perempuan yang tak disebutkan namanya itu malah merasakan sakit yang lebih parah.

Selama beberapa tahun dia menderita sakit di perut, payudara, dan kedua matanya yang tak diketahui sebab musababnya.

Suatu hari, perempuan bermarga Yao (59) itu menemukan benjolan di payudara kanannya. Melihat benjolan tersebut dia kemudian pergi ke dokter untuk memeriksakan benjolan itu dan rasa sakit yang dideritanya.

Setelah melakukan pemeriksan, dokter mengatakan, perempuan itu harus menjalani pembedahan untuk mengatasi masalah tersebut.

Laporan media tak menyebut diagnosa dokter soal benjolan itu tetapi saat melakukan pembedahan para dokter terkejut karena ternyata di dalam benjolan itu terdapat seekor cacing pita sepanjang 13 cm.

"Saya menemukan seekor cacing pita di benjolan yang ada di payudara pasien. Saat saya tarik panjangnya mencapai 13 cm," kata Dr Zhang Yun dari RS Tongxiang di kota Jiaxing.

Cacing itu ternyata adalah jenis Sparganum mansoni, yang biasa ditemukan di dalam usus kucing atau anjing tetapi nyaris tak pernah ditemukan di dalam tubuh manusia.

Setelah mendengarkan penjelasan perempuan itu, dokter menyimpulkan cacing pita itu kemungkinan besar berasal dari larva yang berasa dari kodok yang dimakan perempuan tersebut lima tahun lalu.

Yang jelas perempuan China ini bukan orang pertama yang mengalami masalah karena menyantap makanan yang belum dimasak.

Baca juga : Sosis Daging Kodok Dibuat untuk Selamatkan Hewan Asli Australia

Pada Januari lalu, seorang pria asal California, AS membutuhkan perawatan medis untuk mengeluarkan cacing pita sepanjang 1,6 meter dari anusnya.

Pria California itu juga dikabarkan senang menyantap ikan mentah hampir setiap hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.