Kompas.com - 12/03/2018, 14:17 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin saat wawancara dengan NBC di Kremlin, pada 28 Februari 2018. AFP/SPUTNIK/ALEXEI DRUZHININPresiden Rusia Vladimir Putin saat wawancara dengan NBC di Kremlin, pada 28 Februari 2018.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku pernah memerintahkan untuk menembak jatuh pesawat penumpang Turki pada 2014 lalu, tepat sebelum dilangsungkannya upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Sochi.

Hal tersebut diakui Putin dalam sebuah wawancara untuk film dokumenter yang disiarkan di Rusia.

Saat itu sebuah pesawat penumpang tipe Boeing 737-800 milik maskapai penerbangan Pegasus Airlines Turki yang membawa 110 penumpang berangkat dari Kharkiv di Ukraina menuju kota Istanbul, Turki.

Namun di tengah penerbangan, pilot pesawat tersebut melaporkan ada seorang penumpang yang mengaku membawa bom dan menuntut agar pesawat dialihkan ke Sochi.

Baca juga: Dugaan Pembunuhan Mantan Agen Rusia, Polisi Inggris Periksa 240 Saksi

Informasi tersebut lantas dilaporkan ke Presiden Putin yang kemudian sempat berdiskusi dengan aparat keamanan untuk menentukan langkah penanganan.

"Saya diberi tahu bahwa sebuah pesawat penumpang dari Ukraina menuju Istanbul tengah dibajak dan menuntut pendaratan di Sochi," kata presiden dalam dokumenter berjudul "Putin" tersebut.

Pihak keamanan kemudian memberitahu bahwa prosedur standar dalam situasi darurat tersebut adalah dengan menembak jatuh pesawat yang menjadi ancaman.

"Saya pun mengatakan pada mereka, 'Bertindak sesuai dengan rencana'," kata Putin melanjutkan.

Ketika itu di Sochi sedang dilakukan persiapan menjelang upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2014 dan ada sekitar 40.000 orang tengah berada di dalam kota.

Tetapi hanya berselang beberapa menit kemudian, Putin kembali mendapat informasi jika ancaman bom di pesawat tidak benar dan penumpang yang mengaku membawa bom ternyata dalam kondisi mabuk.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.