Kompas.com - 10/03/2018, 18:43 WIB
Presiden AS Donald Trump (kanan) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri konferensi APEC di Danang, Vietnam. MIKHAIL KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFPPresiden AS Donald Trump (kanan) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri konferensi APEC di Danang, Vietnam.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku tidak mengikuti Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di media sosial Twitter.

Pernyataan tersebut dilontarkan Putin dalam wawancaranya dengan presenter NBC Megyn Kelly, seperti dilansir Russian Today Sabtu (10/3/2018).

Saat itu, Kelly mengajukan pertanyaan kepada Putin apakah dia pernah membaca kicauan-kicauan Trump di Twitter.

Presiden ke-45 dalam sejarah AS tersebut dikenal sering mengumumkan kebijakan, atau sekadar mengkritisi lawan politiknya di Twitter.

Baca juga : Putin: Pemilu AS Diintervensi, Mengapa Saya Peduli?

Ditanya demikian, Putin mengaku tidak pernah. Malah, presiden yang sudah tiga kali menjabat tersebut tidak terlalu aktif di media sosial.

"Saya punya cara lain untuk mengekspresikan pandangan maupun kebijakan saya. Yah, Donald pribadi yang lebih modern," beber Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin dalam wawancara dengan Presenter NBC, Megyn Kelly (kanan), di Moskwa Jumat (9/3/2018).Mikhail Klimentyev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP Presiden Rusia Vladimir Putin dalam wawancara dengan Presenter NBC, Megyn Kelly (kanan), di Moskwa Jumat (9/3/2018).

Selain itu, pemimpin 65 tahun tersebut memuji koleganya itu sebagai sosok yang bertanggung jawab, dan mempunyai kualitas seorang pemimpin.

Putin menekankan hubungan Washington-Kremlin yang memburuk sejak krisis di Ukraina, Perang Suriah, hingga tuduhan Rusia mengintervensi Pilpres AS 2016.

"Meski ini baru periode pertamanya, Donald cepat belajar. Dia langsung paham kalau segala tuduhan yang diutarakan tidak berguna," kata Putin.

Putin melanjutkan, akan sangat disayangkan jika hubungan kedua negara berakhir hanya karena sebuah tuduhan yang tidak berdasar.

Baca juga : Bahas Rencana Kedatangan Putin ke Indonesia, Menlu Terbang ke Rusia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X